Monday, 03 April 2006

Sejenak Bijak

Seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat
oleh  peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan  tersebut.
* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah,  cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat  ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk
diperbaiki di toko tsb. Selain  memperbaiki sepeda  tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga  bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan  perbuatannya.  Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil  sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di  tempatnya.
* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat  mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini  sangat cantik."   Ibu menjawab: "Mengapa?" Anak  menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah."
* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah,  hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh
anakmu bekerja keras,tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur." Petani menjawab: "Aku bukan sedang
memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku."
 * Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya:
"Jika sebuah bola jatuh kedalam rerumputan, bagaimana  cara mencarinya?"
Ada yang menjawab:
"Cari mulai dari bagian tengah."Ada pula yang  menjawab: "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam. "Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang  paling tinggi."

Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat:
"Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah  sini hingga ke rumput sebelah sana."
* Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat  gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi
setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: "Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku." Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.
"Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak  "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah
mati dilindas mobil  yang lewat.
* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Segerombolan orang yang berjalan di padang pasir,  semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya  satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?"Dia menjawab  sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit."
* Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah atau memiliki secukupnya saja....


08:16 Posted in Cerita | Permalink | Email this