<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="/rss20.xsl" media="screen"?>
<rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<atom:link href="http://daffaliem.blogspirit.com/cerita/index.rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
<title>Another Side of Me - cerita</title>
<description>Me, Family, Friends, Office and Share</description>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/cerita/</link>
<lastBuildDate>Thu, 03 Aug 2006 11:18:52 +0700</lastBuildDate>
<generator>blogSpirit.com</generator>
<copyright>All Rights Reserved</copyright>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/04/21/saat-pergeseran-budaya-terjadi.html</guid>
<title>Saat pergeseran budaya terjadi ..........</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/04/21/saat-pergeseran-budaya-terjadi.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<pubDate>Fri, 21 Apr 2006 13:07:14 +0700</pubDate>
<description>
PERNIKAHAN, Wanita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jaman dahulu, wanita berusia 25th. kebanyakan dari mereka sudah memiliki dua orang anak, yang sulung kelas 1 SD dan adiknya masuk TK kecil, itu artinya wanita tadi menikah pada usia muda 19-20 th.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kemudian terjadilah pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat, sehingga pada jaman berikutnya...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wanita berusia 25th. kebanyakan dari mereka&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/04/03/sejenak-bijak.html</guid>
<title>Sejenak Bijak</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/04/03/sejenak-bijak.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<pubDate>Mon, 03 Apr 2006 08:16:10 +0700</pubDate>
<description>
&lt;p&gt;Seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat&lt;br /&gt; oleh&amp;nbsp; peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan&amp;nbsp; tersebut.&lt;br /&gt; * Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah,&amp;nbsp; cukup memelihara kebiasaan yang baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat&amp;nbsp; ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak&amp;#8230;&lt;/p&gt;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/03/23/kisah-orang-tua-yg-bijak.html</guid>
<title>Kisah Orang Tua Yg Bijak</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/03/23/kisah-orang-tua-yg-bijak.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<pubDate>Thu, 23 Mar 2006 09:20:40 +0700</pubDate>
<description>
&lt;p&gt;Pernah ada seorang tua yang hidup di desa kecil. Meskipun ia miskin, semua orang cemburu kepadanya karena ia memiliki kuda putih cantik. Bahkan raja menginginkan hartanya itu. Kuda seperti itu belum pernah dilihat orang, begitu gagah, anggun dan kuat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Orang-orang menawarkan harga amat tinggi untuk kuda jantan itu, tetapi orang tua&amp;#8230;&lt;/p&gt;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/03/14/bunga-mawar.html</guid>
<title>Bunga Mawar</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/03/14/bunga-mawar.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<pubDate>Tue, 14 Mar 2006 14:59:18 +0700</pubDate>
<description>
Sumber : majalah Saksi No.17 Tahun IV, 28 Mei 2002&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik,&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/03/11/cerita-dengan-huruf-t.html</guid>
<title>Cerita dengan huruf &quot;T&quot;</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2006/03/11/cerita-dengan-huruf-t.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<pubDate>Sat, 11 Mar 2006 08:32:40 +0700</pubDate>
<description>
&quot;Tukang tempe tertantang tukang tahu&quot;&lt;br /&gt; &amp;nbsp;&lt;br /&gt; Takkala temperatur terik terbakar terus, tukang tempe tetap tabah, &quot;Tempe-tempe&quot;, teriaknya. Ternyata teriakan tukang tempe tadi terdengar tukang tahu, terpaksa teriakannya tambah tinggi, &quot;Tahu-tahu-tahu!&quot;&lt;br /&gt; &amp;nbsp;&lt;br /&gt; &quot;Tempenya terbaik, tempenya terenak, tempenya terkenal!!&quot;, timpal tukang tempe. Tukang tahu tidak terima,&quot;Tempenya tengik, tempenya tawar,tempenya terjelek!&quot;&lt;br /&gt; &amp;nbsp;&lt;br /&gt; Tukang tempe tertegun, terhenyak, &quot;Teplakkk...!&quot;&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/22/nilai_sebuah_baju.html</guid>
<title>Nilai sebuah Baju</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/22/nilai_sebuah_baju.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<category>Renungan</category>
<pubDate>Wed, 22 Jun 2005 10:50:16 +0700</pubDate>
<description>
&lt;br /&gt;Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.&lt;br /&gt;Mereka meminta janji.Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada  urusan di Harvard dan bahkan&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/16/kehilangan_sama_dengan_mendapatkan.html</guid>
<title>Kehilangan sama dengan Mendapatkan</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/16/kehilangan_sama_dengan_mendapatkan.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<category>Renungan</category>
<pubDate>Thu, 16 Jun 2005 10:55:00 +0700</pubDate>
<description>
( Kehilangan sama dengan Mendapatkan - &quot;dalam banyak cara...&quot; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa&lt;br /&gt;memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu si&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/15/setetes_embun_di_sore_hari.html</guid>
<title>Setetes Embun di Sore Hari</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/15/setetes_embun_di_sore_hari.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<category>Renungan</category>
<pubDate>Wed, 15 Jun 2005 11:51:10 +0700</pubDate>
<description>
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul.Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/14/filosofi_kelinci_dan_kura-kura.html</guid>
<title>Filosofi Kelinci dan Kura-kura</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/14/filosofi_kelinci_dan_kura-kura.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<category>Renungan</category>
<pubDate>Tue, 14 Jun 2005 11:15:00 +0700</pubDate>
<description>
Disuatu masa disuatu dimensi,kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai siapa yang lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya. Kelinci melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi, &quot;Ah,gue istirahat dulu, ntar klo si kura-kura dah deket baru gue&amp;#8230;
</description>
</item>
<item>
<guid isPermaLink="true">http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/13/dapur_kehidupan.html</guid>
<title>Dapur Kehidupan</title>
<link>http://daffaliem.blogspirit.com/archive/2005/06/13/dapur_kehidupan.html</link>
<author>noreply@blogspirit.com (Daffa Liem)</author>
<category>Cerita</category>
<category>Renungan</category>
<pubDate>Mon, 13 Jun 2005 10:20:00 +0700</pubDate>
<description>
Seorang wanita muda mengeluh kepada ayahnya, mengapa belakangan ini hidupmya sengsara dan semakin sulit. Mendengar hal itu sang ayah tidak menjawab, ia malah mengajak anaknya ke dapur.&lt;br /&gt;Sang ayah menyalakan kompor dan memasak air pada 3 buah panci kecil, lalu pada panci pertama sang ayah memasukkan wortel, pada panci ke 2&amp;#8230;
</description>
</item>
</channel>
</rss>