Saturday, 06 May 2006
Untuk Semua yang Pernah Merasakannya (Cinta)
1.Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya.Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.
2.Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang "sempurna" bagi
seseorang.Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
3.Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong. Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya...
4.Cinta bukan "Ini salah kamu", tapi "Ma'afkan aku". Bukan "Kamu dimana sih?", tapi "Aku disini". Bukan "Gimana sih kamu?", tapi "Aku ngerti kok". Bukan "Coba kamu gak kayak gini", tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".
5.Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
6.Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.
7.Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.
8.Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.
9.Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya.
Kalau dia tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan pernah "worth it" setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi...
10. Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
11.Mengapa menunggu? Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono. Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
12. Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan
bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius. Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan. Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.
12:22 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Tuesday, 02 May 2006
Manusia Tanpa Islam
Oleh: Ahmad Sarwat
AlDakwah.org
Seandainya Islam undur dari panggung kehidupan, niscaya segala sesuatu yang ada di bumi ini tidak ada yang berada pada tempatnya dan semuanya dalam keadaan yang tidak tetap. Norma-norma akan menjadi tidak karuan dan nilai-nilai menjadi jungkir balik. Yang kemarin diharamkan, hari ini akan menjadi barang halal. Begitu pula sebaliknya.
Apa yang ditetapkan hari ini, esoknya dibatalkan. Dan apa yang ditetapkan esok harinya, lusanya tidak akan berlaku lagi. Hawa nafsu manusia mencoba mengungkap hakikat dirinya dengan teori-teori yang paling bertentangan dan berlawanan. Dan bersama dengan teori-teori tersebut manusia semakin tidak tahu tentang hakekat dirinya. Tidak tahu mana jalan masuk dan mana jalan keluar. Ia berputar-putar dalam lingkaran syetan. Menggelinding tak tentu arah.
Meski dirinya membayangkan bahwa ia tahu apa yang ia harus lakukan, namun hakikatnya ia tidak tahu mengapa ia melakukan dan mengapa ia menghendaki? Setiap generasi ingin mengungkap hakkat dininya dengan bentuk yang berbeda dengan orang lain. Di sana tidak ada dasar yang dijadikan rujukan manusia atau diakuinya. Maka kepada seseorang tidak dapat ditegakkan hujjah. Manusia tidak tunduk kepada satu pendapat. Meskipun seseorang atau penguasa menginginkan seluruh manusia kembali kepada satu sistem. Tetapi mereka pasti akan membangkangnya. Merdekakah manusia?
Ketika itulah manusia benar-benar telah menjadi binatang-binatang di hutan belantara. Malah, barangkali, keadaannya lebih buruk dari binatangbinatang itu. Sebab manusia telah mengeksploatasi kemanapun dan fasilitas ilmiahnya di jalan yang sama sekali menyimpang. Maka binatang paling buruk manapun tidak akan mampu melakukan lebih sedikit saja darinya dengan beribu-nibu kali.
Gambaran tersebut adalah kenyataan manusia sekarang. Dan kenyataan ini akan semakin bertambah buruk. Bukankah jika semakin banyak aparat keamanan, semakin meningkat angka kniminalitas? Bukankah sekarang ini bermunculan general band dan liar. Bukankah dimana-mana telah rnerajalela kebebasan hubungan sex? Bukankah angka orang yang terkena penyakit kelainan sex semakin meningkat sampai di beberapa negara tertentu, mencapai 70% laki-laki yang terkena penyakit tersebut? Bukankah kita melihat teori-teori yang diajukan setiap hari malah menjadikan suatu masalah semakin kacau dan bertentangan? Apa artinya semua itu?
Sekali lagi, undurnya Islam dari panggung dunia ini akan menjadikan segala sesuatu berada bukan pada tempatnya. Karena Islam adalah satu-satunya prinsip Rabbani yang benar dan lurus, jauh dan penyimpangan dan kesalahan. Islamlah satu-satunya yang dapat menyempumakan kemanusiaan di bawah naungannya. Tanpa Islam, segala sesuatu yang ada dalam manusia dan untuk manusia akan musnah. Di sini akan diungkapkan 5 persoalan kemanusiaan terpenting, yaitu agama, akal, harta, jiwa dan keturunan. Semua itu akan mumah jika tanpa Islam. Yang akhirnya manusia itu sendini akan musnah bila tanpa Islam.
1. Agama
Dalam sejarah kaum Musliniin, tidak pernah terjadi memaksa seseorang untuk mengubah agama dan keyakinan. Lebih-lebih membunuh seseorang karena memaksa supaya mengubah agama dan keyakinannya.
* Kaum Muslimin pernah menguasai Andalusia. Maka di sana terdapat berjuta-juta kaum Muslimin. Kemudian kaum Muslimin mengalamianil kekalahan. Lalu apa yang terjadi terhadap berjuta-juta kaum Muslimin Andalusia tersebut? Di sana, sekarang tidak ada seorang Muslim pun tersisa.
* Mesir dan Syam juga pernah dikuasai penuh oleh kaum Muslimin. Dan di sana tinggal penduduk beragama Nasrani. Mereka sampai sekarang tetap ada di bawab pemerintahan orang-orang Islam yang datang silih berganti.
* Kaum Muslimin telah memenintah India selama benabad-abad. Padahal kaum Muslimin ketika itu berkemampuan untuk menghabisi semua keyakinan yang berbeda dengan Islam. Tetapi, tidak pernah terjadi satu penistiwa pemaksaan mengubah agama terhadap seseorang. Karena itu penduduk India non-muslim jumlalmya masili tetap melebihi kaum Muslimin.
* Banyak raja-raja di Inggns membunuh beribu-ribu rakyatnya hanya karena berbeda aliran (sekte), bukan karena perbedaan prinsip agama. Hertog, jika bertaubat ia akan memberikan ampunannya. Dan ampunannya berupa pembunuhan dengan pedang sebagai ganti pembunuhan dengan membakar hidup-hidup. Dan kaum Hertogis, jika taubat, akan memberikan ampunannya dengan membunuh musuh-musuhnya hidup-hidup sebagai ganti membakar hidup-hidup. Ampunan itu, katanya, setelah mereka bertaubat. Bayangkan kalau sebelum bertaubat!.
* Mahkamah inguisasi dan pembantaian Protestan semuanya membuktikan bahwa ketiadaan Muslim dan panggung dunia mengakibatkan agama yang diyakini manusia tidak dapat terpelihara. Bagaimanakah kalau kaum Muslimin berperan dalam percaturan dunia?
* Seorang Patnik Yoshua (656 H) berkata, "Orang Arab yang menancapkan kekuasaannya di dunia telah memperlakukan kami dengan adil sebagaimana Anda ketahui."
* Makarios, seorang Patnik Anthokia mengatakan, "Tuhan melestarikan pemerintahan Turki selama berabad-abad. Maka mereka mengambil pembayaran jizyah (upeti). Mereka tidak mengusik-usik persoalan agama. Malah mereka memelihara orang-orang Masehl, Nashrani, Yahudi dan Samirah dengan adil".
* Arnold berkata, "Di Italia banyak penduduk yang merindukan kekuasaan Turki (Islam). Mereka mengharap mendapatkan kembali penjagaan mereka seperti pernah terjadi sebeluninya, dengan kebebasan dan toleransi yang tidak pernah didapat dan pemerintahan Kristen manapun". Selanjutnya Arnold mengatakan, "Orang-orang Yahudi Spanyol yang tertindas melarikan diri dalam kelompok yang besar. Mereka hanya meminta perlIindungan kepada Turki pada akhir abad kelima belas".
* Richard Steps, seorang dan generasi abad XVI berkata, "Meskipun secara umum orang-orang Turki sebagai bangsa "paling jahat", tetapi mereka memberikan toleransinya kepada orang-orang Masehi dan Grik dan Latin untuk hidup memelihara agama mereka dan mengemukakan hati nurani mereka sekehendaknya. Memang mereka mencegah penggunaan gereja untuk melaksanakan upacra keagamaan di Konstantinopel dan beberapa tempat lainnya. Pada waktu yang sama saya dapat menunjukkan dengan benar berdasarkan penguasaannya selama 12 abad di Spanyol. Kami tidak pernah menyaksikan serbuan-serbuan yang bersifat keagamaan. Tetapi kita merasa khawatir terhadap kehidupan kita dan anak cucu kita."
Dewasa ini, yang konon kata orang disebut sebagai era kebebasan beragama, kita mendapatkan sebaliknya. Kebebasan agama, baik secara terselubung ataupun terang-terangan, terampas secara keji. Sehingga para pemeluk agama sendiri merasa tidak aman dalam memelihara agama mereka. Apa lagi memelihara agama orang lain.
Uni Sovyet dan negara-negara sosialis umumnya telah memaksakan ajaran Markisme yang atheistik dan melarang penyebaran agama. Dengan hanya sekali lihat statistik, kita dapat menggambarkan bagaimana nasib kebebasan beragama di negara ini. Bagaimana nasib gereja-gereja, masid-masjid dan berjuta-juta kaum Muslimin? Allah berfirman:
"Dan sekiranya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara Nashrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma'ruf dan mencegah dan penbuatan yang munkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan." (QS, al-Hajj: 40-41).
Uni Sovyet dan negara-negana sosialis terang-terangan melakukan pemerkosaan dan pemberangusan kebebasan beragama. Sebaliknya di negara-negana kapitalis pemerkosaan dan pemberangusan kebebasan beragama ini dilakukan kadang-kadang dengan terang-terangan dan kadang-kadang dengan sembunyi-sembunyi Operasi pembantaian kaum MusIimin Eryteria dan pembunuhan Malcolm X sebagai bukti kejahatan mereka yang menghantui ke dalam ingatan kita.
Tegasnya, orang tidak akan dapat memeliliara agamanya kecuali Islam hadir di tengah-tengahnya. Tanpa Islam tidak akan ada kebebasan beragama.
2. Akal Manusia
Hanya dengan tegaknya Islam manusia dapat memelihara akalnya. Eksperimen apapun yang dilakukan suatu pemerintahan di dunia sekarang ini, tetap membuktlkan bahwa kebaikan akal hanya dapat dijamin dengan dipraktekkannya hukum Islam.
Di antara fenomena pengabaian akal dewasa ini yang menunjukkan, bahwa dunia sekanang ini dengan sistem pemenintahmya yang dinilai sebagai telah mencapai puncak kemanusiaan, sama sekali bukan untuk kebaikan akal manusia, antara lain:
a. Bahwa sistem pemerintahan yang disebut sebagai pemerintahan sekuler di dunia sekarang ini membuktikan bahwa ilmu berada di satu kutub dan kenyataan berada di kutub lain. Misalnya, ilmu mengatakan, khamer adalah berbahaya, tetapi kenyataan menunjukan lain. Hampir di semua negara dan sistem pemerintahan membolehkannya. Ilmu menyatakan babwa rokok merusak.Tetapi kenyataan menunjukkan, seluruh dunia bahkan menggalakkannya. Ilmu membuktlkan bahwa perzinahan dapat merusak sex manusia. Tetapi kenyataan menunjukkan bahwa di beberapa negara malah menghalalkan perzinahan ini Dan ilmu membuktikan bahwa wanita berbeda dengan pria. Tetapi kenyataan berbicara lain, malah menjadikannya sama dengan kaum lelaki.
b. Di zaman rasionalisme in kebohongan tersebar tanpa batas di majalah, surat kabar dan siaran-siaran. Desas-desus dan gosip bermaharajalela tanpa kontrol. Manipulasi bukti-bukti untuk membenarkan tindakan kniminal telah membudaya. Maka jadilah politlk dan alat pirantinya sebagai kancah dusta dan pcnipuan. Untuk mendukung semua kebejatan tersebut digunakanlah berbagai disiplin ilmu yang dimanipulir. Pokoknya akal manusia sekarang dicekoki berbagai kesalahan dan kesesatan.
c. Ada dua keadaan yang memperburuk akal manusia: Keadaan di mana akal dipaksa untuk menenina satu ide yang tidak boleh diknitik atau dibahas, didalami atau didiskusikan. Dan, keadaan di mana Iisan harus mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal Bahkan untuk semata-mata hawa nafsu, syahwat dan kedustaan. Kedua keadaan ini akan muncul kalau tak ada Islam. Misalnya di masyarakat komunis, berflkir dianggap satu kejahatan. Sedangkan di masyarakat lain Anda bebas berbicara, meski tidak masuk akal. Fenomena perusakan akal manusia ini banyak trnlihat.
Dan beberapa statistik menelanjangi hakikat kebobrokan ini. Tingkat kecerdasan di dunia semakin menurun. Sedangkan nisbat penyakit akal di dunia meningkat. Dale Carnegi mengatakan, "Kenyataan-kenyataan objektif melukiskan separuh jumlah keluarga yang berada di rumali-nimah sakit kita, disibukkan oleh orang-orang yang berpenyakit saraf dan akal" Hanya dengan lslamlah manusia dapat memelihara akalnya.
3. Jiwa
Hak hidup adalah hak suci manusia, kccuali dalam beberapa keadaan tertentu. Sehubungan dengan ini Allah berfirman:
"Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagj Bani Israil bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah ia telah memelihara kehidupan manusia seluruhnya". (QS, al-Ma'idah: 32)
Tidak mudah membunuhi manusia yang dimuliakan Allah ini. Dan Allah berfrman:
"Dan sesungguhnya telah Kami muliakan bani Adam". (QS, al-Isra: 70)
Tetapi situasi dunia akan menunjukan kebalikannya jika Islam undur dari percaturan dunia. Orang-orang akan begitu mudah membunuh sesama manusia, semudah meminum air, dengan alasan atau tanpa alasan.
Dunia sekarang, yang dinilai sebagai dunia peradaban, telah menyaksikan kekejian-kekejian yang seratus persen biadab.
Di Rusia saja, untuk mewujudkan dan melaksanakan ajaran komunisme, telah terbunuh 19.000.000 orang. Setelah komunisme berkuasa, telah terhukum secara keji sekitar 2.000.000 orang dan sekitar 4 atau 5 juta orang diusir dari Rusia. Apa artinya angka-angka tersebut? Apakah itu menunjukkan Rusia sebagai negara yang menghargai jiwa manusia?
Apa arti semua pembantaian orang-orang kulit hitam di Amerika dan Afrika Selatan? Apa artinya bom atom dan hidrogin? Apa artinya pembantaian di negara-negara berkembang terhadap rakyatnya yang rnenentang penguasa? Apa artinya pembantaian lawan-lawan politik di negara-negara sekarang ini? Apa artinya pembantaian terus-menerus terhadap Muslim India? Apa artinya membangun istana-istana dan tengkorak manusia? Apa artinya perang dunia? Semua itu menunjukkan bahwa jiwa manusia sudah tidak ada harganya di dunia sekarang ini.
Tetapi, jika Islam hadir secara nyata di tengah-tengah percaturan dunia, maka tidak akan terjadi pembunuhan manusia tanpa haq.
4. Harta
Harta, kata orang, adalah pasangan nyawa. Dan tentang harta ini Allah berfirman :
"Dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta" (QS, al-'Adiyat : 8)
"Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan". (QS, al-Fajr: 20).
Karena itu menjaga dan memelihara harta manusia merupakan sesuatu yang fundamental dan rnerupakan keperluan asasi bagi rnanusia. Tetapi jika tidak ada Islam maka musnahlah harapan terpeliharanya harta benda.
Suatu fenomena historis tentang pemeliharaan harta benda ini terjadi ketika Abu 'Ubaidah bin Jarrah merasa tidak mampu melindungi penduduk Nashrani, Ia rnengernbalikan jizyah (upeti) yang diterimanya kepada penduduk Nashnani tersebut. Ini jelas lahirnya satu era keadilan yang sukar ditemukan dalam sejarah manusia. Dan lahirnya masyarakat baru yang tidak didapati di dunia sesudah mereka. Yaitu masyarakat yang menjamin seluruh tonggak hidup dan eksistensi manusia.
Bandingkan fenomena tersebut dengan apa yang dilakukan irnperialis di negara-negara jajahan. Bandingkan apa yang terjadi di masyarakat Muslim, di mana individu-individunya tidak mengambil harta kecuali dengan haq dan harta manusia tidak diambil kecuali dengan haq dengan masyarakat komunis dan kapitalis modem.
Di dalam masyarakat komunis tidak dibenarkan hak pemilikan. Karena itu hak pemilikan dan hidup jelas diabaikan. Dan di dalam masyarakat kapitalis secara lahiriah menjaga harta manusia, tapi hakikatnya ia mencuri harta tersebut dengan jalan riba, penimbunan, eksploitasi, menghancurkan hak-hak kaum fuqara' dan orang-orang miskin dan melakukan jalan culas yang keji.
Harta manusia tidak akan dapat terpelihara oleh manusia kecuali dengan Islam. Islam tidak akan memberikan harta kepada siapapun dengan cara zhalim dan tidak akan mengambil harta dengan cara zhalim pula. Jadi tidak akan ada manusia yang terzhalimi dalam masyarakat Muslim.
5. Keturunan
Memelihara keturunan juga merupakan salah satu dari lima keperluan asasi manusia. Dan pemeliharaan ini dapat melestarikan keturunan manusia. Manusia tidak akan mampu memelihara keturunannya kecuali dengan tegaknya Islam. Dan apabila kaum Muslimin memerintah dunia, maka keturunan manusia akan lestari dan terpelihara.
Penelitian sederhana tentang apa yang terjadi di dunia sekarang, berkenaan keturunan ini, menjelaskan kepada kita akan ke mana keturunan manuspa ini meluncur? Di Prancis misalnya, angka kelahiran terus menerus menurun sejak dekade enam puluhan.
Dan pada permulaan abad XX pemerintahan militer Prancis terus menerus kekurangan pemuda-pemuda yang laik menjadi sukarelawan, dari segi kesehatan badan dan lain sebagainya dalam waktu hampir setiap delapan tahun. Fenomena seperti ini tenjadi pula di kalangan pemuda-pemuda Amerika. Presiden Amerika pernah mengumumkan bahwa lebih dari satu juta dari sekitar enam juta pemuda-pemuda Amerika yang harus mengikuti wajib militer tidak laik menjadi tentara. Hal itu menunjukkan merosotnya sumber daya manusia Amerika secara umum akibat kehidupan boros yang digelutinya..
Dan dari Viena terbetik sebuah berita bahwa kaum wanitanya sedang berproses menjadi jenis kelamin ketiga, bukan laki-laki dan bukan wanita. Fenomena ini terlihat dalam banyaknya wanita yang tidak dapat hamil tanpa sebab-sebab kemandulan. lni diakibatkan hilangnya karakteristik kewanitaan yang disebabkan bebasnya mereka bergaul dengan kaum laki-laki dalam tempat pekerjaan dan tempat-tempat lainnya.
Lain halnya di Swedia. Di sana terjadi terus menerus penurunan angka orang-orang berkeluarga dibanding dengan orang yang tidak mau berkeluarga. Tapi anehnya, nisbat kelahiran anak haram terus meningkat dengan pesat. Bersamaan dengan itu, 20 persen dari pemuda pemudi yang sudah akil baligh tidak akan kawin selama-lamanya. Sedangkan nisbat thalaq di Swedia adalah terbesar di dunia. Menurut statistik Kementerian Urusan Sosial Swedia setiap enam atau tujuh daftar statistik terjadi thalaq satu.
Di Prancis, jumlah tentara yang terpaksa harus diberhentikan dan dimasukkan ke rumah sakit, dalam dua tahun pertama setelah terjadi perang dunia pertama, dikarenakan mengidap penyakit kotor (spilis), mencapai 75 ribu orang. Dalam satu tangsi tentara saja, dalam satu waktu, orang yang terjangkit penyakit ini mencapai 242 orang. Penyakit ini akan mempengaruhi keturunannya secara mengerikan. Di Amerika antara 30 sampai 40 ribu anak mati karena korban penyakit kotor orang tuanya dalam setiap tahunnya.
Apa yang terjadi di dunia sekarang ialah, 95% hubungan sexual laki-laki dan perempuan telah berubah. Mereka mengubah cara hubungan sex dan akibat-akibat fithrinya dengan melalui proses pencegahan kehamilan. Sedangkan 5% sisanya yang berhasil hamil dilakukan dengan cara menggugurkan anaknya atau membunuhnya. Hakim Lancy (?) mengatakan, "Di America sekurang-kurangnya satu juta kehamilan dalam satu tahun dan beribu-ribu anak lahir langsung dibunuhnya".
Gadis-gadis Jerman akan merasa malu jika ia masih perawan. Dan alat-alat pencegah kehamilan tersedia di setiap pinggir jalan. Apakah semua itu untuk kemashlahatan keturunan manusia? Sesungguhnya keturunan manusia tidak akan dapat terpelihara sempurna kecuali dengan diberlakukannya ajaran Islam.
Karena itu, manusia tanpa Islam berarti membunuh dan menganiaya dininya serta hidup dalam kepedihan, meski bergelimang kemewahan. Kemanusiaan tanpa Islam berarti menghancurkan dirinya, meruntuhkan kebahagiaannya dan hidup dalam nestapa yang berkepanjangan di dunia, apatah lagi di akhirat.
13:55 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Saturday, 29 April 2006
Jangan Pernah Mengemis
Oleh: Muhammad Syu'bani
Aldakwah.org
Dari Abu Abdullah Az-Zubair bin Al-'Awwam ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Sungguh seandainya salah seorang diantara kalian megambil beberapa utas tali kemudian pergi ke gunung dan kembali dengan memikul kayu bakar dan menjualnya, kemudian dengan hasil itu Allah mencukupkan kebutuhan hidupmu, maka itu lebih baik daripada meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka membeli atau tidak." (diriwayatkan oleh Bukhari)
Dengan matan (redaksi) yang hampir sama, Abu Hurairah menceritakan bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Sungguh seandainya salah seorang diantara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik daripada meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya atau pun tidak." (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)
Pada tulisan yang lalu telah dijelaskan bagaimana keutamaan berusaha/mencari rizqi dengan tangan sendiri, sampai-sampai para Nabi pun melakukannya. Kalau berusaha dengan tangan sendiri sedemikian itu keutamaan, maka begitu juga sebaliknya: meminta-minta rizqi dari orang lain mempunyai kedudukan yang rendah dan hina sekali dalam pandangan Islam.
Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya Allah swt bila menganugerahi keni'matan kepada seorang hamba, Ia senang melihat pengaruh adanya keni'matan tersebut. Dia benci sekali kepada orang yang sengsara yang senantiasa memperlihatkan kesengsaraannya. Dia juga sangat benci kepada peminta-minta yang tak henti-hentinya caranya meminta. Akan tetapi Dia sangat senang kepada orang yang berkehidupan deengan cara mulia dan tahu harga diri." (diriwayatkan oleh Bukhari)
Sedemikian itu pandangan Allah kepada orang yang senantiasa meminta-minta. Sampai-sampai demi menjaga ummatnya, Rasulullah saw melarang untuk sekedar mengharapkan pemberian dari orang lain.
Dari Salim Bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya dari Umara ra ia berkata, "Rasul saw memberi bagian dari sedekah kepada saya, tetapi saya menolaknya dan saya berkata: "Wahai Rasul, berikanlah kepada orang yan lebih memerlukan. "Beliau bersabda: "Terimalah, apabila harta itu mendatangimu, sedangkan kamu tidak mengharap-harapkan dan meminta, kemudian terserah kamu, boleh kamu makan atau kamu shadaqahkan. Dan yang tidak datang kepadamu janganlah kamu mengikuti hawa nafsumu untuk mendapatkannya! "Salim berkata: "Setelah itu, Abdullah tidak pernah meiminta sesuatupun pada orang lain dan tidak pernah menolak pemberian." (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)
Jangan sampai kita meminta pada orang lain, bahkan mengharapkan datangnya pemberian dari orang lain pun haruslah kita hindari. Pemberian itu sangat berat artinya. Orang yang meminta bila diberlakukan dengan baik maka ia merasa berhutang padanya dan ingin berbuat apa saja untuk memberi. Tapi bila tidak diberi, ia akan merasa sangat malu, hina, atau malah merasa benci serta iri terhadap orang yang dimintai tadi.
Allah 'Azza wa Jalla, Dzat yang telah memberikan hidup tentunya telah melengkapi ciptaanNya dengan modal untuk melangsungkan kehidupannya. Kita tentu ingat, bahwa setiap ni'mat haruslah kita syukuri dan pasti akan dimintai pertanggungan jawab kelak di yaumil hisab. Perwujudan rasa syukur dari 'kelengkapan hidup' tersebut adalah dengan menggunakannya sesuai dengan fungsinya, diantaranya dengan berusaha mencari rizqi Allah. Orang yang meminta-minta padahal dia masih mampu untuk berusaha sendiri dapatlah dikatakan bahwa dia tidak mensyukuri kemi'matan yang berupa kelengkapan tubuh, energi, dan kesempatan yang diberikan Sang Pencipta, karena tidak menggunakannya sesuai dengan fungsinya.
Di sinilah letak ketidaksesuaian dengan akhlaq dan kepribadian orang beriman, dimana Rasulullah menjelaskan bahwa bekerja itu lebih baik daripada meinta-minta. Sangat indah beliau memberikan perumpamaan yang begitu kontras. Kebanyakan orang memandang bahwa pergi ke hutan dengan membawa tali untuk mencari keyu bakar adalah suatu pekerjaan yang hina dan kasar. Berapalah harganya nanti jika dijual di pasar, tidak sesuai dengan perahan keringat yang dikeluarkannya. Namun menurut Rasul itu lebih baik daripada meminta-minta, meskipun dia banyak memperoleh hasil dan tentu tidak mengeluarkan tenaga yang banyak. Bekerja adalah kebaikan meski sekasar apapun, sebaliknya meminta-minta adalah suatu kehinaan.
Apa yang dituntunkan Rasul saw tersebut rupanya menjadi suatu hal yang (agak-agak) sulit untuk kita implementasikan pada kehidupan kita saat ini. Nyatanya tangan kita masih lebih enak di bawah daripada di atas, dalam hal-hal yang kecil sekalipun kita masih enggan untuk mengeluarkannya. Masya Allah, satu kenyataan bahwasanya kita belum bisa menjga hati untuk tidak mengharapkan pemberian dari orang lain.
Ditarik lebih luas, kita sekarang justru 'ngemis-ngemis' minta utangan dari orang lain. Padahal kita sadar bahwa itu semua malah akan memperparah kondisi kita, menimbulkan ketergantungan pada orang lain sehingga kita mudah untuk disetir. Kalau sudah demikian, hilanglah kemandirian kita, hilang pula kebebasan untuk menjadi diri sendiri.
Hadits di atas memotivasi kita untuk mencari rizqi meski dengan cara yang hina/kasar sekalipun menurut pandangan manusia, asalkan masih dalam koridor syar'i, serta menanamkan rasa risih untuk mengemis, memberikan kiat untuk menjaga kemuliaan dan mencegah dari kenistaan. Bukankah Allah telah meninggikan derajat kita, orang-orang mu'min.
Sudah saatnya kita bangkit dari ketergantungan kepada orang lain. "... padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi RasulNya, dan bagi orang-orang mu'min." (Al-Munafiqun: 8) Tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah, kita mohonkan petunjuk dan kekuatan dari Dzat Yang Maha Gagah.
14:39 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Saturday, 25 March 2006
... Cinta ...
Cinta, sebuah kata yg bisa jadi misterius.
Kehadirannya dapat mengubah kehidupan dan prilaku seseorang dalam sekejap mata, hanya dalam hitungan detik ...cinta membuat tangis dan tawa seolah tak ada bedanya.
Yang lebih parah , si biang keladi yg namanya cinta ini pun bisa membuat hidup atau mati seseorang terlihat sama dan ga ada bedanya..cinta memang sengaja diciptakan oleh Tuhan kepada manusia sebagai anugerah terindah utk membuat hidup mereka lebih berwarna, tdk monoton dan dinamis .Terkadang pula cinta bisa membuat seseorang gelap mata , mampu melakukan apapun meski hal itu tdk boleh ia lakukan .
Namun, bagaimana kalau cinta datang dan pergi seenaknya.
Bisakah kita menerimanya ? biasanya dlm keadaan apapun, kita cenderung siap ketika cinta datang ..walupun datang nya juga tak pernah kita sangka sebelumnya.Tapi giliran cinta tsb pergi , dgn pamit atau tdknya , kebanyakan dari kita cenderung tdk pernah siap utk menerimanya ...yg tersisa malah rasa sakit , menangis , dan akhir nya timbul kebencian serta menutup diri .
Hal ini tdk boleh dibiarkan berlarut2 krn yg rugi diri kita sendiri , dan yg lebih gilanya ...ternyata utk mendapatkan cinta dari orang tercinta sama susahnya dgn melupakan cinta itu sendiri !
Ada beberapa hal yg perlu kita ketahui agar tdk terjebak dlm situasi seperti ini :
1. JANGAN MENYIMPAN DENDAM ..
Karena satu dan lain hal, seringkali ketika kita putus dgn org yg kita cintai,muncul amarah, sakit hati atau dendam terhadapnya. Fatalnya lagi situasi tsb membuat kita terjebak dan tdk lagi mampu membedakan setiap keadaan yg ada .Akibatnya secara tak sadar ,kenangan tentang nya membuat kita memukul rata semua lawan jenis dgn persepsi buruk yg pernah kita dpt darinya .Ingat..aura wajah tergantung pada suasana hati maka dari itu cobalah membersihkan hati dari dendam,dgn begitu wajah yg kusam karena hati yg dendam akan berubah dan melahirkan kesegaran .Percaya deh,dgn aura segar yg terpancar dari wajah akan byk lawan jenis yg tersedot oleh magnetnya, jadi ...lupakanlah dia yg telah lalu dan mulailah berpikir untuk memilih salah satu dari mereka yg sedang antri di belakang
2. TUTUP LEMBARAN USANG....
Kenangan indah dgn kekasih terdahulu pasti tetap ada dan memang sulit untuk dilupakan begitu saja,semua itu sangat wajar.Tetapi menjadi tdk wajar jika anda masih menyimpan hati dan diam2 menyimpan harapan untuk kembali kepelukannya, sebaiknya..tutuplah lembaran usang anda dgn sang mantan kekasih. Berikan hati anda sepenuhnya pada pasangan yg sekarang, dan rasakan bahwa dia juga punya sesuatu yg berbeda dan istimewa.
3. PERCAYA DIRI....
Walaupun hati sering terluka oleh cinta, jangan pernah biarkan kepercayaan terhadap diri sendiri menjadi hilang. Justru ! semakin banyak pengalaman pahit yg anda rasakan tentunya akan membuat anda semakin paham akan banyak hal, termasuk pemahaman pada setiap karakter yg berbeda.Tampillah percaya diri dihadapan karakter2 yg berbeda ini. Nah ! buat apalagi takut membina sebuah hubungan dgn orang lain? toh , kita sudah tahu siapa mereka ..hmm PD aja lagi !!
4. JADI DIRI SENDIRI...
Tapi ingat...bukan berarti anda jadi terlampau percaya diri, tampil percaya diri secara berlebihan memberi kesan seperti dipaksakan, maka tampilkan diri apa adanya . Tidak perlu meniru penampilan orang lain yg belum tentu cocok dgn pribadi anda ,dan harus diingat ...tiada satu pun makhluk didunia ini yg sempurna bener ga ??
5. JANGAN BERHENTI MENCARI...
Cinta memang sangatlah misterius, tak pernah diketahui kapan datang dan pergi.kalau anda sedang mencari pasangan yakinlah bahwa cinta terbaik akan datang untuk kita sesuai dengan yg Tuhan pilihkan. Jadi...peluang utk mendapatkan kekasih yg tepat intinya satu, jangan pernah menyerah dan coba terus untuk men-dapatkan yg terbaik.
Selama mengerti bagaimana caranya mencintai seseorang, anda tdk perlu khawatir tdk akan mendapatkan cinta dari seseorang.
Percayalah ..cinta akan tetap ada walau anda telah bersumpah tidak akan mengenal lagi yang namanya ...Cinta.
09:35 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Tuesday, 21 March 2006
Perempuan
Sumber : Gilbert E Sinaga
Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele... sehingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal
itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya... sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat
dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang...
seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun. Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh
dan rindang.
Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya... Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini.
Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan
yang sama denganmu.
08:55 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Monday, 20 March 2006
Perang dengan Kemiskinan Mental
Beberapa bulan terakhir ini, kita semua tak lepas dari wacana kebangkitan bangsa Indonesia. Para politisi, pengusaha, cendekiawan, agamawan, akademisi, mahasiswa, dan hampir semua kalangan, dengan bersemangat membicarakan bagaimana membangkitkan kembali bangsa yang besar ini. Siapa yang harus memulai bekerja keras membangkitkan Indonesia kembali? Para pemimpin? Atau "mereka" di luar sana? Atau justru harus dimulai dari diri kita sendiri?
Pada 2400 tahun yang lalu, berlaku prinsip kill or to be killed, membunuh atau dibunuh. Supaya survive maka harus berperang membunuh musuh. Filosofi survival zaman kehidupan Sun Tzu ini, sesungguhnya masih ada relevansinya! Tentu saja, relevansinya bukan pada membunuh orang lain. Dalam konteks bangsa ini, peperangan sesungguhnya tidak terjadi "di luar sana", melainkan perang terjadi "di dalam diri kita". Artinya, kita harus berperang melawan kemiskinan mental yang sekian lama telah membelenggu diri kita.
Apa itu kemiskinan mental? Kemiskinan mental adalah sebuah kondisi mental kejiwaan atau orientasi hidup seseorang yang dipenuhi oleh kebiasaan-kebiasaan negatif, yang sifatnya sangat menghambat kemajuan. Contohnya; malas, pesimistik, prasangka buruk, suka menyalahkan pihak lain, dan iri pada keberhasilan orang lain. Mental miskin juga ditunjukkan dari perilaku yang tidak disiplin, tidak punya kepercayaan diri, tidak bertanggung jawab, tidak jujur, tidak mau belajar, tidak mau memperbaiki diri, dan tidak punya visi ke depan. Inilah peperangan yang harus kita menangkan saat ini.
Bayangkan! Seandainya setiap dari kita, mulai saat ini, detik ini juga, satu demi satu tergerak untuk mengalahkan mental miskin.
Berjuang memenangkan medan pertempuran menuju kepada kekayaan mental. Yaitu mental yang penuh rasa tanggung jawab, disiplin, kerja keras, percaya diri, berkemauan untuk selalu belajar, pantang berputus asa, dan memiliki visi ke depan.
Jika kita semua memiliki kekayaan mental, pasti kita akan survive dalam kehidupan yang makin kompetitif. Peluang kita untuk meraih cita-cita akan semakin besar. Dan kita bisa memandang masa depan kita dengan lebih optimistik.
Bukan tidak mustahil, berangkat dari kebangkitan mental diri kita masing-masing, maka kita telah ikut ambil bagian dalam membangkitkan kembali kejayaan negeri tercinta ini. Jadi jelas jawabnya, jika ingin Indonesia berdiri tegak sama terhormatnya dengan bangsa lain, kita semua harus memulainya dari diri kita masing-masing.
Sumber: Perang dengan Kemiskinan Mental oleh Andrie Wongso
09:55 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Saturday, 18 March 2006
Keinginan - Bagai Laut Tanpa Batas
Sukses dan tidaknya suatu proyek sangat tergantung dari manusia yang terlibat di dalamnya. Karena itu, jika anda memiliki kesempatan untuk menjadi manajer proyek, maka kemampuan memahami motivasi personil tim kerja sangatlah diperlukan. Setiap manusia, hidup karena adanya keinginan dan harapan. Bila anda mampu mengakomodasi harapan mereka, maka anda akan dapat merebut komitmen dan loyalitasnya.
Tapi keinginan manusia bagaikan laut tanpa batas. Sebagai contoh – ketika kita mulai berkarir – motivasi awal kita dalam bekerja adalah terpenuhinya "kebutuhan fisiologis" – yaitu cukup makan, pakaian dan tempat kos untuk berteduh. Ketika kebutuhan ini telah terpenuhi – karir kita menanjak – kita ingin memiliki rumah sendiri. Berikutnya, karena rumah sudah dimiliki, berikutnya akan dikejar rasa aman. Sekolah anak ? perlu asuransi pendidikan. Jika meninggal, siapa yang membayar tunggakan-tunggakan yang ada? mendorong asuransi jiwa, kalau mobil kesrempet truk di jalan bagaimana ? Perlu asuransi mobil. Hal-hal seperti ini tidak bisa di"jual" ke orang yang masih berkutat dengan pemenuhan kebutuhan fisik. Tahap ini adalah tahap pemenuhan kebutuhan akan "rasa aman".
Kalau sudah punya rumah dan kendaraan yang "fancy", berikutnya adalah keinginan untuk bersosialisasi –mulai ada keinginan untuk arisan dan bila perlu menjadi tuan rumahnya. Sebagai mahluk sosial manusia memerlukan manusia lain. Sesombong apapun orang, dia perlu orang lain, minimal untuk menyaksikan kesombongannya. Club-club Golf, temu alumni, kegiatan sosial – Rotary Club – Lions Club, yayasan sosial dan keagamaan, biasanya beranggotakan orang yang berada pada tingkatan keinginan "bersosialisasi" ini.
Setelah tahapan sosialisasi, maka manusia akan masuk ke tahap keinginan untuk "dihargai" dalam komunitas. Dalam ikatan alumni misalnya, ingin menjadi sekretaris atau bendahara bahkan ingin jadi ketua. Dan pada puncaknya adalah tahap "aktualisasi" diri. Sudah banyak "rahmat" yang telah diterima, maka ada saatnya manusia ingin mengamalkan hidupnya untuk berbuat banyak bagi masyarakat. Keinginan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat atau keinginan untuk memperbaiki kehidupan timbul pada saat ini. Tetapi sangat celaka kalau – anggota DPR yang semestinya adalah orang-orang pada tahap aktualisasi diri ini – ternyata merupakan oknum-oknum yang masih
berkutat pada masalah kebutuhan fisiologis.
Keinginan yang bertingkat, dimana terpenuhinya satu tingkat kebutuhan, akan menimbulkan motivasi untuk mengejar kebutuhan lain, menyebabkan keinginan manusia seolah laut tanpa batas. Bagi orang yang mengejar dengan keserakahan, maka isi dunia seolah tidak cukup bagi dirinya. World is not Enough. Rekan-rekan sekalian, marilah
kita renungkan apa artinya "Cukup" – sehingga anda memahami kapan harus berhenti. Tidak tahu kapan berhenti, terbukti telah banyak membawa celaka, bahkan itu membawa nestapa bagi pemimpin negara sekalipun.
Jika anda memahami "hirarki kebutuhan" ini, maka akan lebih mudah untuk membangun motivasi pekerja anda. Cara memotivasi "Office Boy" tidak sama dengan "arsitek" yang merancang Gedung sepuluh lantai yang sedang anda bangun. Office Boy akan mengingat dengan penuh rasa terima kasih ketika kita memberikan "bonus" Rp. 150.000,- untuk membantu biaya sekolah anaknya. Tetapi apa arti uang sebesar itu untuk seorang arsitek ? Dengan harga yang sama, dia akan lebih mengingat korek Zippo yang kita berikan saat dia berulang tahun. "Sentuhan kecil" harus tepat, sesuai dengan tingkat kebutuhannya.
Selain untuk memimpin orang lain, memahami tingkatan kebutuhan ini, perlu untuk memimpin diri sendiri. Sebagai manajer proyek terkadang kita digoda oleh peluang-peluang yang menjerumuskan kita. Ada suatu tembang Jawa berirama Asmarandana yang isinya bisa kita gunakan untuk bahan perenungan :
Ojo turu sore kaki, ono dewo anglayang jagad, nyangking bokor kencono, isine dungo tetulak, sandang wisma pangan. Ikumung bagian ipun, wong melek sabar narimo.
"Jangan tidur sore-sore, cucuku" – kalimat ini menasehati kita agar jangan tidur atau membuka mata terhadap berbagai peluang yang ada. = = = "Ada dewa yang malayang memantau dunia" – tetapi dalam mengambil berbagai peluang, ingatlah selalu bahwa ada Tuhan yang memantau alam semesta ini. = = = "Membawa bokor kencono" – beliau membawa bokor emas. = = = "yang berisi doa tolak bala, sandang wisma pangan" – kebutuhan fisiologis dan rasa aman. = = = "Rahmat tersebut untuk orang yang melek, sabar dan nrimo" – Apa kriteria orang yang terpilih mendapat rahmat tersebut ? yaitu orang yang "melek" – pandai melihat peluang, "sabar" – mampu menahan gejolak
nafsu, "nrimo" – merasa puas terhadap rahmat yang telah dianugrahkan olehNya pada saat ini.
Rekan-rekan sekalian, jika anda sedang memiliki kewenangan, INGATLAH ! Ada "MATA" yang memantau jagad ini.
Jaya Martha
Pusat Pengembangan Manajemen Proyek
08:16 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Friday, 17 March 2006
Alasan orang untuk saling jatuh cinta
(maaf kalo ga setuju)
Yakin dech, bahkan berani tarohan kalo' cinta ngga' pernah pandang strata, bahkan kita suka lupakan logika.
Buat pacar, sahabat dan kerabat dekat, cinta itu putih. Kita ngga' bisa menggunakan angka-angka untuk urusan hati. Pahit, manis, asem, asin, semua terasa legit di lidah, kalo' sudah berurusan dengan yang namanya cinta.
Pernah ngga' kamu tiba-tiba berkeringat dingin, jantung berdebar-debar, mata ngga' sanggup melihat lawan bicara, bahkan wajahpun bersemu merah, karena malu. Yup ! itu tandanya kamu sudah jatuh cinta.
" Jika cinta memanggilmu, ikutilah walau jalan berliku " Sepotong karya sastra dari Kahlil Gibran ini, mengingatkan kita bahwa semua orang didunia ngga' akan luput dari proses jatuh cinta. Semua orang akan menemukan 'N melewatinya. Potensi itu sebenarnya sudah ada sejak seseorang dilahirkan. Maka jangan heran kalo' adikmu yang masih Preschool bilang kalo' ia suka ama temannya. Hanya saja, potensi itu bakal keliatan banget saat usiamu memasuki pubertas. dalam psikologi perkembangan, masa ini dibilang sebagai masa peralihan dari kanak-kanak ke remaja.
Yach ... itulah cinta, abstrak tapi dapat membuat segala sesuatu terasa lebih indah dan bermakna. Love Is Like Wind, We Cannot See It But We Can Feel It ...
Buat kamu yang lagi jatuh hati, artikel ini cocok banget buat kamu cermati. Kita belajar bareng mengenal lebih dekat soal cinta. Kita bisa mengenali cinta, mendeteksi dari mana asalnya, bagaimana menyatakannya, sampai di mana tempat yang paling tepat buat nyatain cinta. Cinta boleh milik siapa aja, kapan aja dan dimana aja. Kalo' dipikir-pikir aneh ya. Kenapa sih kita manusia, bisa jatuh cinta. Ada bermacam-macam alasan. So' Keep On Going !
CINTA ITU KEBUTUHAN
Percaya ngga' kalo' cinta itu kebutuhan ? jangan salah loh, cinta itu memang termasuk kebutuhan. Cinta itu bagian dari emosi yang secara alamiah ngga' bisa dihindari. Karena posisinya itu, cinta jadi kebutuhan yang mesti dipenuhi. Makanya, Abraham Maslow memasukkan cinta ke dalam hirarki kebutuhan manusia. Maslow juga bilang, jika kebutuhan ini ngga' dipenuhi maka kamu akan merasakan kesepian yang beigtu mendalam. Pada akhirnya kamu juga yang rugi karena hubungan sosialmu ngga' bagus. Kalo' sudah gitu bisa ditebak khan, hidup kamu ngga' ada artinya bukan ?
KEBUTUHAN BIOLOGIS
Manusia itu diciptakan berpasangan, untuk saling melindungi dan menyayangi. Maka, sudah bagian dari fitrah manusia kalo' memiliki potensi untuk mencintai 'N dicintai. Dalam psikologi, cinta adalah bagian dari emosi yang secara naluri ngga' bisa dihindari. Karena itu, ia menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Dalam artian, cinta harus direfleksikan kepada objek yang diinginkan. Singkatnya, kalo' ada orang yang lagi mencintai orang lain, maka saat itu ia sedang memenuhi kebutuhan biologisnya.
BUTUH PERHATIAN
Siapa sich yang ngga' butuh perhatian ? bahkan orang cuek sekalipun akan membutuhkan perhatian. Manusia sebagai mahluk sosial haus perhatian. Seseorang akan merasa dihargai keberadaannya ketika ia dihargai oleh orang-orang disekelilingnya.Ngga' beda dengan motivasi, perhatian juga bisa membangun pola pikir dan laku seseorang supaya menjadi lebih baik. So, alangkah senangnya orang yang kita cintai memperhatikan kita. Rasanya beda deh !
TIDAK DAPAT HIDUP SENDIRI
Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan dengan tujuan agar keduanya saling mengenal, menyayangi dan saling menolong. Keduanya pun punya tugas yang sama, yaitu melestarikan kehidupan meskipun ada perbedaan peran dalam keduanya. Nah, peran inilah yang bisa ngejadiin keduanya ngejalanin fungsinya sebagai mahluk sosial. Nah manusia bisa saling mengenal, menyayangi 'N menolong, Tuhan memberikan potensi kepada laki-laki dan perempuan rasa cinta. Dan rasa cinta ini pula yang akan membantu laki-laki dan perempuan untuk melestarikan keturunan agar kehidupan harus terus berlanjut. Mulia kan tugas keduanya. Coba kalo' keduanya saling bermusuhan, ehm ... bisa-bisa ngga' ada kehidupan....he he ..
Hal Utama Dalam Menjalin Cinta :
KASIH SAYANG adalah esensi dari cinta yang murni. Idealnya adalah keseimbangan dalam memberi dan menerima kasih sayang. Belajarlah untuk menyayangi kekasihmu seperti kamu menyayangi dirimu sendiri. Nyatakanlah kasih sayangmu padanya dengan perhatian, bersikap pengertian, bicara dengan kata-kata yang manis, menghidangkan makanan atau minuman kesukaannya, dsb. Jangan sedih dan kecewa kalo' kekasihmu tampak belum sungguh-sungguh menyayangimu. Jangan berhenti menyayanginya, karena cepat atau lambat dia akan merespon
kasih sayangmu dengan kasih sayangnya yang murni.
KEPERCAYAAN adalah ungkapan cinta yang mendalam. Rasa saling percaya adalah iklim yang ideal bagi tumbuhnya benih-benih cinta. Sebaliknya, kurangnya rasa percaya merupakan hama yang bisa merusak bunga-bunga cinta dengan kesalahpahaman, kecemburuan dan kekhawatiran. Tambahkanlah terus kepercayaanmu padanya, dan berusahalah agar kepercayaannya padamu juga
semakin bulat.
KETULUSAN cinta keluar dari hati nurani yang bersih. Hubungan cinta yang tulus akan ditandai dengan keterus-terangan, keterbukaan dan kejujuran. Tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada kepura-puraan, tidak ada rekayasa dan tidak ada maksud-maksud terselubung. Betapa rapuhnya cinta yang terjalin tanpa ketulusan.
PERSAHABATAN adalah kebutuhan mutlak dalam suatu jalinan cinta. Cinta bukanlah cinta bila tanpa persahabatan. Sebagai sahabat yang baik, kamu akan menjadi teman bicara, teman bercanda, teman bermain, teman diskusi, teman dikala suka dan duka. Sebagai sahabat, kamu tidak akan menggurui, mengatur, mengekang dan membuatnya takut. Berusahalah untuk menjadi sahabat yang baik dan menyenangkan agar dia merasa lebih nyaman dan bahagia.
KOMUNIKASI adalah jembatan yang bisa menyatukan dua hati dan dua pikiran. Komunikasi yang baik harus bersifat dua arah, tidak ada yang terlalu banyak bicara dan tidak ada yang terlalu banyak diam. Komunikasi yang baik tidak hanya sekedar bicara, tapi juga mendengar dengan telinga dan hati. Komunikasi yang terbuka akan membuat hubungan lebih akrab, dapat mencegah kesalahpahaman dan memudahkan penyelesaian konflik Tanpa komunikasi yang baik, Sulit untuk mempertahankan keindahan suatu jalinan cinta. Jadi, peliharalah jalur komunikasi yang lancar dan jangan biarkan tersumbat.
KESETIAAN mencerminkan kekuatan karakter. Mudah sekali mengucapkan janji setia, namun terkadang sulit untuk menjalaninya karena banyak sekali godaan yang bisa menggoyahkan kesetiaan. Tapi dalam keadaan apapun kesetiaan harus dijaga, sebab tidak mungkin mempertahankan keindahan cinta tanpa kesetiaan. Manusiawi sekali waktu kamu mengagumi dan menyukai orang lain yang sangat menarik, namun kesetiaan akan mencegah kamu mengkhianati kekasihmu dengan cara apapun. Kesetiaan juga akan diuji oleh situasi dan kondisi yang buruk. Kesetiaan akan memilih untuk tetap mencintainya ketika dia sakit, ketika dia tidak berdaya, atau ketika dia tidak menarik lagi secara fisik.
RASA HORMAT adalah bagian yang tak terpisahkan dari kasih sayang. Kalo' kamu saling menyayangi, maka kamu akan saling menghormati. Rasa hormat akan memagari keakraban dan keintimanmu agar tidak melanggar hak pribadi yang masih dimiliki oleh sepasang kekasih. Rasa hormat akan membuat kamu menghargai privasinya, menghargai pendapatnya, menghargai keyakinannya dan manghargai dirinya sebagai seorang pribadi yang penting. Kalo' kamu menghormati kekasihmu, kamu akan menjaga kehormatan dan harga dirinya.
Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan......
Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.
Hanya diperlukan waktu semenit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk elupakan seseorang.
Cinta bukanlah dari kata-kata, tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan. Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.
Kata pujangga : Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga adangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya .
Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki. Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir , karena cinta dapat membawa suatu rasa bahagia. bila hanya kekecewaan yg hanya dapat kita terima , mungkin aja cintamu jatuh pada tempat yg salah .....so , jangan berputus asa untuk tetap mencari cinta yg tepat !
10:06 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Wednesday, 15 March 2006
Hak-Hak Non Muslim
Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz (mantan mufti kerajaan Arab Saudi-red) ditanyai:
"Apa kewajiban seorang muslim terhadap non muslim, baik statusnya sebagai Dzimmi di negeri kaum Muslimin atau ia berada di negerinya sendiri dan si Muslim yang tinggal di negerinya? Kewajiban yang saya maksud untuk dijelaskan di sini adalah bagaimana interaksi dengannya dari segala aspeknya, mulai dari memberi salam hingga ikut merayakan hari besarnya. Mohon pencerahan, semoga Allah subhanahu wata'ala membalas kebaikan buat anda!"
Beliau menjawab:
Kewajiban seorang Muslim terhadap non muslim ada beberapa bentuk, di antaranya:
1. Berdakwah kepada Allah SWT, yaitu dengan menyerunya kepada Allah dan menjelaskan hakikat Islam kepadanya semampu yang dapat ia lakukan dan berdasarkan ilmu yang ada padanya, sebab hal ini merupakan
bentuk kebaikan yang paling agung dan besar yang dapat diberikannya kepada warga negara sesamanya dan etnis lain yang berinteraksi dengannya seperti etnis Yahudi, Nashrani dan kaum Musyrikin lainnya. Hal ini berdasarkan sabda Nabi SAW, "Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti (pahala) pelakunya." (Dikeluarkan oleh Imam Muslim, III, no.1506; Abu Daud, no.5129; at-Turmudzi)
Dan sabda beliau SAW kepada 'Ali ra ketika mengutusnya ke Khaibar dan memerintahkannya menyeru orang-orang Yahudi kepada Islam, "Demi Allah, sungguh Allah mem-beri hidayah kepada seorang laki-laki melalui tanganmu adalah lebih baik bagimu daripada onta merah (harta paling berharga dan bernilai kala itu-red)." (Dikeluarkan oleh al-Bukhari, III:137; Muslim, IV:1872 dari hadits Sahl bin Sa'd ra)
Dalam sabda beliau yang lain, "Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." (Dikeluarkan oleh Muslim, IV: 2060; Abu Daud, 4609; at-Turmudzi, 2674 dari jalur Isma'il bin Ja'far, dari al-'Ala' bin
'Abdurrahman, dari ayahnya, dari Abu Hurairah ra)
Jadi, dakwahnya kepada Allah SWT, penyampaian Islam dan nasehatnya dalam hal tersebut termasuk sesuatu yang paling penting dan bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT yang paling utama.
2. Tidak berbuat zhalim terhadap jiwa, harta atau pun kehormatannya bila ia seorang *Dzimmi* (non muslim yang tinggal di negri kaum muslimin dan tunduk kepada hukum Islam serta wajib membayar *jizya*), atau *Musta'man*(non muslim yang mendapatkan jaminan keamanan) atau pun *Mu'ahid* (non muslim yang mempunyai perjanjian damai). Seorang Muslim harus menunaikan haknya (non Muslim) dengan tidak berbuat zhalim terhadap hartanya baik dengan mencurinya, berkhianat atau pun berbuat curang. Ia juga tidak boleh menyakiti badannya dengan cara memukul atau pun membunuh sebab statusnya adalah sebagai seorang Mu'ahid, atau dzimmi di dalam negeri atau Musta'man yang dilindungi.
3. Tidak ada penghalang baginya untuk bertransaksi jual beli, sewa dan sebagainya dengannya. Berdasarkan hadits yang shahih dari Rasulullah SAW, beliau pernah membeli dari orang-orang kafir penyembah
berhala dan juga membeli dari orang-orang Yahudi. Ini semua adalah bentuk mu'amalah (transaksi). Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau masih menggadaikan baju besinya kepada seorang Yahudi untuk keperluan makan keluarganya.
4. Tidak memulai salam dengannya tetapi tetap membalasnya. Hal ini berdasarkan sabda Nabi SAW, "Janganlah memulai salam dengan orang-orang Yahudi dan Nashrani." (HR.Muslim, IV:1707 dari hadits Abu Hurairah ra)
Dalam sabdanya yang lain, "Bila Ahli Kitab memberi salam kepada kamu, maka katakanlah: 'Wa'alaikum.' Muttafaqun alaih (HR. al-Bukhari, IV:142; Muslim, IV:1706 dari hadits Abdullah bin Dinar, dari Ibn 'Umar ra)
Jadi, seorang Muslim tidak memulai salam dengan orang kafir akan tetapi ketika orang Yahudi, Nashrani atau orang-orang kafir lainnya memberi salam kepadanya, maka hendaknya ia mengucapkan, Wa'alaikum. Sebagaimana yang diperintahkan Nabi SAW. Ini termasuk hak-hak yang disyari'atkan antara seorang Muslim dan orang kafir.
Hak lainnya adalah bertetangga yang baik. Bila ia tetangga anda, maka berbuat baiklah terhadapnya, jangan mengusik-nya, boleh bersedekah kepadanya bila ia seorang yang fakir. Atau boleh memberi hadiah kepadanya bila ia
seorang yang kaya. Boleh pula menasehatinya dalam hal-hal yang bermanfa'at baginya sebab ini bisa menjadi motivator ia berhasrat untuk mengenal dan masuk Islam. Juga, karena tetangga memiliki hak yang agung sebagaimana sabda Nabi SAW, "Jibril senantiasa berpesan kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga hingga aku mengira ia akan memberikan hak waris kepadanya." (Muttafaqun 'alaihi)
Juga sebagaimana makna umum dari firman Allah SWT, artinya: "Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (QS.al-Mumtahanah:8)
Dan dalam hadits yang shahih dari Asma' binti Abu Bakar ra, bahwa Ibundanya datang kepadanya saat ia masih musyrik di masa perundingan damai yang terjadi antara Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan penduduk Mekkah, ibundanya datang kepadanya meminta bantuan, lantas Asma' meminta izin terlebih dahulu kepada Nabi mengenai hal tersebut; apakah ia boleh menyambung rahim dengannya? Maka, Nabi pun bersabda, "Sambunglah rahim dengannya." (al-Bukhari, II:242; Muslim, II:696 dari hadits Asma' radhiyallahu 'anha)
Namun begitu, seorang Muslim tidak boleh ikut serta merayakan pesta dan hari besar mereka. Tetapi tidak apa-apa melawat jenazah mereka bila melihat ada kemashlahatan syari'at dalam hal itu seperti dengan mengucapkan, "Semoga Allah SWT mengganti musibah yang kamu alami ini" atau "Semoga Dia mendatangkan pengganti yang baik buatmu," dan ucapan baik semisal itu.
Hanya saja, tidak boleh mengucapkan, "Semoga Allah SWT mengampuninya" atau "Semoga Allah merahmatinya" bila ia seorang kafir. Artinya, tidak boleh berdoa untuk si mayit tetapi boleh berdoa untuk orang yang masih hidup agar mendapat hidayah, mendapat pengganti yang shalih dan semisal itu.
08:42 Posted in Renungan | Permalink | Email this
Monday, 13 March 2006
Saat-saat Indah
Terkadang ada saat-saat dalam hidup
ketika engkau merindukan seseorang
begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu,
lalu memeluknya erat-erat!
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka;
tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama
pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu yang lain,
yang telah terbuka bagi kita.
Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu.
Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna.
Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum,
untuk mengubah hari gelap menjadi terang.
Angankan apa yang engkau ingin angankan;
jadilah seperti yang engkau kehendaki,
engkau hanya memiliki satu kesempatan
Semoga engkau punya cukup kebahagiaan untuk membuatmu tersenyum,
cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi,
Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus
mereka hanya mengoptimalkan
Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat
engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga
Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis
Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya
sementara semua orang di sekelilingmu menangis.
07:55 Posted in Renungan | Permalink | Email this

