Friday, 10 March 2006

Bila Anda di Tilang

oleh kanya antasari

Temen-temen kalo lu ditilang di jalan oleh polisi apapun, jangan sekali2 damai atau ngasi duit,bilang tilang aja langsung. Hasilnya  tuh plokis pasti bete karena gak dapet duit, kedua, ngurusnya gampang kok, dan dendanya resmi...begitu sodara..sodara.
 
  Tips nya :

1. kalo lu ditilang di jalan sebenernya ada dua   pilihan (gue juga baru tahu), form biru dan form merah.
2. Form biru adalah kalo lu terima kesalahan lu (artinya lu gak perlu berdebat ama hakim). Dgn form ini lu bayar       dendanya di BRI yg ditunjuk, abis bayar denda resmi ke BRI, ambil SIM ato STNK yg disita ke kantor Ditlantas            POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum Gelael arah cawang. Disini ada ruang khusus loket Tilang,               ruang  tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan SateliteTV (norak ya gue)
3. Form merah artinya lu gak terima kesalahan lu, dan dikasi  kesempatan untuk berdebat ato minta keringanan ama hakim.  Biasanya tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian, tergantung hari sidang Tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan. Contoh seandainya ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel, jl ampera, disini sidang tilang setiap selasa. Nah oleh polisi, barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas pancoran itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di pancoran SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK balik dengan sukses.
4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah dikirim ke pengadilan sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing2
5. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang   tertera di surat Tilang ke PN yg ditunjuk. Tapi ini gak
gue saranin. Kenapa ? karena antreannya luarbiasa banyak, kita gak punya kesempatan bertemu hakim, karena sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO yg nawarin bantuan. Mending enggak deh
6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah elu di hari lain, hindari hari sidang tilang biar gak rame, terus langsung tuju Loket khusus Tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan elu Dengan bayar denda resmi. Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak
dilebih2in ama petugasnya . Contoh nih, gue tahu denda masuk jalur  cepat (gue naik motor) Rp.15000, petugasnya bilang Rp.15600, dikasi angka 600 seolah2 itu perhitungan rumus2 njelimet, padahal akal2an aja biar ada  yg masuk kantong dia. Gue kasi uang bullet 15.000 dia  diem aja kok..hehe
7. Udah ngerti kan. jadi intinya : jangan sekali2 damai ama polisi di jalanan, tilang mah tilang aja, pilih prosedur sesuai tips diatas, gak usah sidang kalo gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan,  bayar denda sesuai tarif resmi. Semua ini demi INDONESIA yg bersih dan berwibawa gemah ripah loh jinawi...hehehehe

10:33 Posted in Tips | Permalink | Email this

Wednesday, 08 March 2006

Memilih Handbag Berkualitas

Jika Anda sepakat dengan kalimat 'yang terbaik belum tentu yang bermerek' dalam memilih handbag, silakan simak sampai akhir tips ini. Sekarang, tempat membeli tas tangan makin banyak saja. Mulai dari pertokoan mewah hingga kios sederhana. Model yang ditawarkan pun sangat menarik.

Selain model bagus, Anda tentu tak ingin tas itu hanya berumur satu atau dua bulan saja. Beda dengan tas berharga di atas sejuta rupiah, tak ada layanan purna jual untuk produk ini. Jadi kunci pertama sebelum membeli adalah periksa dengan seksama sebelum uang Anda berpindah tangan. Berikut ini hal-hal yang perlu dilihat sebelumnya:

* Periksalah bahan tas tersebut. Pertimbangkan, apakah bahannya cocok dengan gaya berbusana Anda dan keperluan Anda. Tas tote untuk bisnis tentunya harus bisa berfungsi layaknya sebuah kopor. Ia harus terbuat dari bahan yang kuat dan tebal. Tas dari bahan kulit atau kanvas tebal yang awet dan kuat bisa menjadi pilihan.

* Periksalah straps alias sabuknya. Apakah cukup mampu menjaga aman barang-barang bawaan Anda. Amannya, pilih saja tas yang memiliki understrap yang sempurna melindungi barang-barang Anda.

* Ujilah kekuatan pegangannya dengan cara mengangkat tas tersebut. Jangan lupa untuk mengetes kelancaran resleting dan kancingnya.

* Lihat permukaan tas tersebut, apakah terbuat dari nylon, wool, winyl, atau kulit yang kuat? Periksa juga bagian dalamnya, kantong di dalam dan di sisi samping tas, apakah bolong atau rusak.

* Cek kondisi tas, apakah ada kerusakan? Lantas, coba usapkan sapu tangan pada bagian luarnya, termasuk sisi bawahnya. Lihat, apakah warnanya menepel pada sapu tangan Anda. Jika ya, artinya warna tas tersebut mudah luntur.

* Jangan lupa untuk memeriksa kerapihan jahitannya. Jangan sampai ada benang yang lepas. Amati juga pernak-pernik dekoratifnya macam manik-manik, kerang-kerangan, bordiran, dan besi penghias. Pastikan tidak ada yang retak, berserpih, pecah, atau malah menjadi penghias yang membahayakan busana atau kulit Anda.

08:20 Posted in Tips | Permalink | Email this

Tuesday, 28 February 2006

Kiat Belanja Produk Halal dan Thoyyib

@ Cermati Label Kemasan Produk yang Anda Beli @

Seiring berkembangnya teknologi dan tuntutan keprak-tisan, berbagai pangan yang siap dan cepat saji hadir di meja makan kita, mie instan, bumbu instan, sayur instan adalah beberapa contohnya. Hal ini diringi dengan tuntutan penye-diaan nilai nutrisi yang baik dan cukup juga jaminan kualitas bagi kesehatan. Tetapi bagi konsumen muslim khususnya, yaitu jaminan kehalalan, sebagaimana tercantum dalam Al Quran surat Al-Maidah ayat 88: “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari Allah yang telah direzekikan kepa-damu, dan bertaqwalah kepada Allah Yang kamu beriman kepada-Nya”. Perintah ini sungguh mempunyai arti yang mendalam hingga di barat muncul istilah yang sangat terkenal Tell me what you eat, I’ ll tell you what you are yang berarti bahwa sikap, kepribadian tingkah
laku hingga kesehatan  sese-orang dipengaruhi oleh apa yang ia konsumsi.

Secara umum, para konsumen khususnya muslim tidak mengetahui metode penyiapan, proses produksi, pengawetan dan pengemasan produk-produk pangan yang dikonsumsinya, sehingga pemilihan produk atas dasar kehalaalan dan
ketho-yyiban merupakan hal yang cukup sulit untuk dilakukan, kecu-ali dengan melihat label halal yang ada pada kemasan.

Tetapi, kini konsumen harus lebih hati-hati, karena ba-nyak kemasan yang mencantumkan label halal tetapi belum tentu halal. Di Indonesia terdapat lebih dari 1.060.000 peru-sahaan baik besar, menengah, kecil dan rumah tangga yang tersebar di seluruh nusantara, sehingga pemantauan pemberian label khususnya label halal bukan hal mudah untuk dilakukan oleh pemerintah atau departemen yang ditunjuk.  Kondisi ini sering kali dimanfaatkan oleh produsen makanan maupun minuman yang kurang bertanggung jawab terhadap hak-hak konsumen atas jaminan kehalalan dan kualitas produk yang mereka jual.  Oleh karena itu, perlu kiranya, para konsumen khususnya konsumen muslim membekali diri dengan pengeta-huan yang cukup atas produk yang akan dibeli.

Salah satu cara untuk mengetahui kehalalan dan ketho-yyiban produk yang akan dibeli adalah dengan mencermati informasi yang tersedia pada label kemasan produk.  Ada baiknya terlebih dahulu konsumen mengetahui apa itu label kemasan, informasi-informasi yang tersedia pada label dan bagaimana cara mencermati label kemasan.

Apa Itu Label ?

Label adalah tulisan yang tercetak pada kemasan yang berisi informasi singkat tentang produk yang dikemas. Secara umum label terdiri dari nama produk, komposisi ingredien (bahan penyusun) produk, nama dan alamat produsen atau importir, lot dan tanggal produksi, batas kadaluarsa, dan berat bersih. Informasi nilai gizi, dan cara penyajian untuk beberapa produk tertentu juga sering dicantumkan.

Apa Isi Label Kemasan ?
Secara rinci isi dari label adalah sebagai berikut:

 Daftar ingredien
Produk pangan dibentuk dari kumpulan satu atau lebih bahan penyusun.  Penyebutan urutan pada daftar ingredient menunjukkan jumlah kandungan bahan tersebut, yang terletak pada urutan pertama adalah komponen yang jumlahnya paling besar.

 Standardized food
Beberapa produk, terutama produk-produk impor, seperti selai, jelly, kecap atau saus, mayonaise dan beberapa lainnya sering disebut sebagai standarized food, khususnya produk yang telah sesuai dengan standar Food and Drugs Association (FDA), yaitu sebuah  lembaga pengawasan obat-obatan dan pangan di USA yang mirip Badan POM di Indonesia. Beberapa produsen yang bertanggung jawab biasanya akan men-cantumkan pernyataan khusus jika produk ini berisi ingredien yang harus dihindari (haram) dengan menggunakan simbol berupa gambar babi atau istilah pork.

 Nutritional Claim

Beberapa produk seperti susu, minyak goreng biskuit dan beberapa lainnya sering mencantumkan nutritional claim.  Beberapa nutritional claim yang sering digunakan antara lain adalah:

Kalori, dibagi menjadi 3 bagian, rendah kalori (low calorie), reduced dalorie, dan sugar free/sugarless/no sugar. Low calorie adalah produk yang berisi 0,4 kalori atau kurang per gram produk atau per penyajian. Reduced Calorie adalah pro-duk yang mengandung kalori yang telah dikurangi hingga 1/3 bagian dari jumlah semula. Sugarless adalah produk selain kedua kelompok sebelumnya yang biasanya disertai dengan pernyataan seperti “ tidak menyebabkan kerusakan gigi “.

Garam, dibagi menjadi 5 kelompok, low (rendah), very low (sangat rendah), reduced (dikurangi), Salt Free (bebas garam) dan dietary supplement (suplemen). Low adalah produk yang mengandung 140 mg garam per penyajian. Very low adalah produk yang mengandung 35 miligram garam perpenyajian.  Reduced adalah produk yang mengandung garam 1/3 bagian dari jumlah garam awal produk.

 Code Dating
Merupakan informasi mengenai kapan dan dimana produk diproduksi. Biasanya code dating ada pada kemasan produk-produk yang memiliki umur simpan cukup lama.  Code dating memudahkan produsen untuk menarik kembali
produk dari pasaran.

 Universal Product Code (UPC)
Merupakan sebuah blok kecil terdiri dari garis-garis pararel dengan ukuran luas  yang berbeda-beda disertai nomor dan huruf tertentu.  UPC ditetapkan secara nasional dan ber-sifat khas atau unik untuk tiap jenis produk. UPC bermanfaat untuk pengecekan dan penyimpanan dengan komputerisasi.

 Tanggal Kadaluwarsa (expired date)
Menurut UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsu-men dan PP No 69 tentang Label dan Iklan Pangan, pencan-tuman tanggal kadaluwarsa menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan pada label pangan.  Tetapi tidak
semua makanan dan minuman wajib mencantumkan batas kadaluwarsa ini.  Menurut Permenkes No. 180/1985 dan Sk Ditjen POM No 2591 Tahun 19991 produk-produk yang wajib mencantumkan  batas kadaluawarsa adalah :

Susu yang dipasteurisasi, susu steril, susu fermentasi dan susu bubuk, makanan dan minuman yang mengandung susu, ma-kanan bayi dan makanan kaleng steril komersial, roti, bis-kuit dan sejenisnya, makanan rendah kalori, makanan penam-bah zat gizi, coklat dan produknya, kelapa dan hasil olahan-nya, minyak dan lemak, margarin, mentega kacang, produk telur, saos, minuman ringan tidak berkarbonat dan sari buah.

Beberapa produk yang tidak mencantumkan batas kadalu-awarsa adalah minuman beralkohol, anggur, gula, cuka, MSG, buah dan sayur serta kue dan pangan yang habis dikonsumsi dalam 24 jam. Dalam penjelasan pasal 21 UU
23/1992 tentang Kesehatan, dinyatakan bahwa tanggal, bulan dan tahun kada-luawarsa tidak berlaku untuk makanan dan minuman yang tidak mempunyai batas waktu penggunaan.

 Simbol
Pada kemasan sering dijumpai gambar-gambar tertentu yang mengandung arti. Beberapa simbol yang umum ada pada kemasan antara lain adalah :

a. Registered Trade Mark, simbol ini berupa huruf R dalam sebuah lingkaran yang menunjukkan bahwa merek da-gang tersebut terdaftar di kantor paten negara asal produk.

b. Copy Right, merupakan simbol yang berupa huruf C dalam lingkaran yang menunjukkan bahwa huruf dan deko-ratif yang terdapat pada label terdaftar di kantor paten dan dilindungi dari pembajakan.

c. Label halal, umumnya ditandai oleh tulisan arab yang berbunyi Halaal dalam elips, tetapi sampai sekarang di Indonesia belum ada standar label halal sehingga bebe-rapa produk yang menggunakan label halal ada yang
belum mendapatkan sertifikat halal dari pihak yang ber-wenang.

d. Kosher, label ini perlu diperhatikan untuk produk produk yang berasal dari luar negeri atau lebih dikenal dengan produk impor. Simbol kosher ini hampir mirip seperti label halal yang menunjukkan apakah produk tersebut boleh dikonsumsi atau tidak oleh para pemeluk agama Yahudi. Menurut LP POM MUI, produk-produk impor yang menggunakan label kosher boleh dikonsumsi jika telah mendapatkan sertifikat halal, karena banyak produk seperti produk turunan anggur, turunan babi yang mendapat label kosher tetapi tidak halal bagi konsumen muslim.

Cara Mencermati Ingredient dalam Label Kemasan Agar terhindar dari penipuan poduk dan jatuh kepada sesuatu yang haram atau subhat dan tidak baik untuk kesehatan, ada 3 hal yang dapat dilakukan, diantaranya dengan:

 Perhatikan ada atau tidaknya kata vegetable atau “nabati” pada pernyataan ingredient, seperti minyak nabati, mono atau digliserida nabati atau vegetable mono atau digli-seride.  Untuk produk-produk yang menggunakan gelatin (biasanya produk-produk yang bersifat kenyal) perhatikan ada tidaknya penjelasan jenis gelatin yang digunakan.

 Perhatikan simbol halal atau simbol kosher yang diguna-kan (untuk produk-produk impor).  Untuk produk dalam negeri yang mencantumkan label halal dan telah menda-pat nomor MD dari Depkes dapat dipastikan telah
diserti-fikasi oleh LP POM MUI.  Untuk produk yang baru men-dapat nomor SP dan produk-produk impor  konsumen harus hati-hati terhadap kehalalannya.

 Hubungi layanan informasi yang disediakan oleh produ-sen untuk menanyakan hal-hal yang meragukan atau kurang dimengerti.

Penulis:
Santi Rukminita A
Ketua Yayasan Halaalan Thoyyiban

15:20 Posted in Tips | Permalink | Email this

Thursday, 23 June 2005

TIPS BUGAR SEPANJANG HARI

Sepanjang minggu kita bekerja, mulai pagi hingga petang. Tak jarang di akhir minggu kita masih terus bekerja.
Tak usah heran, karena tubuh kita dirancang secara sempurna untuk bekerja, membangun bumi ini sebaik-baiknya demi kesejahteraan kita dan generasi mendatang. Adakalanya kita melalui suatu hari dengan penuh semangat, energetik, seolah tak kenal lelah. Sebaliknya, tak jarang pula kita isi suatu hari dengan kelesuan, loyo dan murung.

Memang suasana hati dan fisik senantiasa naik turun. Meski begitu, bekerja seharian penuh bersama hati dan fisik yang bugar selalu menyenangkan. Sedangkan, bekerja bersama pikiran ruwet dan tubuh yang lesu, jauh dari kata menyenangkan. Karena itu ada baiknya kita mensiasati bagaimana kita bisa menumbuhkan kebugaran, menemukan energi dan semangat bekerja sepanjang hari. Hukum bekerja itu sederhana saja: bila hati senang, kerja pun baik.

Berikut beberapa tips yang bisa anda coba untuk menemukan kebugaran jiwa dan tubuh sepanjang hari kerja yang padat.

1--Mulailah hari anda dengan pikiran positif.

Ketika pertama kali anda membuka pelupuk mata di pagi hari, ucapkan syukur bahwa anda masih diberi kesempatan untuk menjalani hari ini. Bersiaplah untuk memberikan sesuatu yang terbaik dari diri anda untuk bumi ini. Lakukan khusyu, kontemplasi, meditasi atau apa pun namanya. Ini baik agar pikiran anda jernih dan positif. Setelah itu, ada baiknya anda setel musik ceria kegemaran anda. Lalu, go, go, go, siap bekerja.

2--Lakukan olahraga ringan.

Berikan kebugaran pada tubuh anda dengan melakukan olahraga ringan. Hirup udara banyak-banyak. Biarkan tubuh anda bergerak dan berkeringat. Namun, tak usah terlalu ngoyo. Lebih baik lagi, bila anda lakukan itu bersama-sama dengan pasangan, anak-anak, atau teman-teman anda.

3--Jangan lupa sarapan secukupnya.

Sarapan adalah pemasok bahan bakar terpenting (gula darah) bagi tubuh. Sarapan bukan hanya bermanfaat di pagi hari, namun juga siang dan sore hari. Sarapan akan menghindari anda dari jajan di jam kerja, sehingga membantu anda menjaga berat tubuh, menguatkan daya pikir dan mempertahankan semangat kerja. Namun demikian, yang penting adalah jenis makanan yang anda makan haruslah lengkap, terutama protein yang bisa mempertahankan kadar gula darah sepanjang hari. Bila perlu tambahkan susu. Agar anda berselera, susun menu yang bervariasi.

4--Atur kegiatan hari anda sebaik-baiknya.

Sebelum anda bekerja, aturlah rencana kerja anda hari ini. Susun sebaik-baiknya sesuai dengan skala prioritas pencapaian tugas. Aturlah tugas-tugas anda sedemikian rupa agar anda tidak mudah kelelahan di pagi hari. Buat jadwal yang selang-seling dan sediakan waktu untuk istirahat. Meski begitu bersikaplah fleksibel untuk mengubah rencana anda. Segala sesuatunya bisa terjadi. Belajarlah untuk membagi dan mendelegasikan tugas.

5--Jaga terus kesegaran tubuh anda.

Jangan melulu duduk di belakang meja, sekali-kali bergerak dan berkeringatlah. Rasakan darah anda mengalir, dan oksigen memenuhi rongga dada anda. Minum air putih segar banyak-banyak untuk menjaga kebugaran tubuh.

6--Istirahat itu penting.

Bekerja terus boleh-boleh saja, namun tanpa diselingi istirahat, anda akan cepat jatuh loyo. Bahkan, petinju yang bertanding pun harus rehat selama satu menit setiap tiga menitnya. Lakukan relaksasi dan peregangan untuk tubuh anda, tarik nafas dalam-dalam, pejamkan mata anda sejenak, di sela-sela pekerjaan anda. Jangan sia-siakan waktu rehat makan siang, tetapi jangan makan terlalu kenyang. Ini malah membuat anda mengantuk. Makanlah banyak sayur dan buah segar. Jangan tergoda untuk mengkonsumsi makanan ringan kecuali bila anda benar-benar membutuhkannya.

7--Temukan kegembiraan dalam setiap keadaan.

Bugar bukan hanya kuat, namun segar dan penuh kegembiraan. Jangan jauhkan humor dari pekerjaan anda. Seberat-beratnya persoalan pasti ada jalan keluarnya. Serius tapi rileks. Jaga terus pikiran positif anda. Jauhi emosi negatif yang menghabiskan energi saja. Tetap jalin hubungan sosial dengan rekan-rekan anda.

8--Selesaikan pekerjaan kantor di kantor

Tuntaskan pekerjaan kantor di kantor. Ini mendorong anda untuk bekerja produktif. Gunakan waktu setelah kerja untuk kehidupan pribadi, keluarga dan orang-orang yang anda cintai. Isi pula dengan kegiatan sosial yang memperhatikan sesama, menyalakan api spiritual diri anda, memperbaiki lingkungan, dan sebagainya.

9--Cukupkan kebutuhan tidur anda.

Kendaraan pun perlu beristirahat. Juga tubuh dan jiwa anda. Dan tempat istirahat terbaik adalah tidur yang nyenyak dan cukup. Aturlah jam tidur dan bangun yang teratur. Ini baik untuk kebugaran anda esok hari.

10--Perbanyak bersyukur.

Buka hari anda dengan bersyukur, tutup juga hari anda dengan bersyukur. Jaga terus pikiran positif anda. Sudahlah, jauhkan kecemasan karena terlalu banyak harapan dan angan-angan. Nikmati apa yang dianugerahkan pada anda selama ini. Rasakan betapa kaaaaayanya hidup anda...!

11:01 Posted in Tips | Permalink | Email this

Monday, 20 June 2005

Sabar Kunci Sukses!


Coba saja Anda ikuti kisah atau perjalanan hidup orang sukses, pasti ada kesabaran di dalamnya. Kalau nggak sabar, mustahil mereka mau merintis sukses apalagi mulai dari 'nol'. So, Anda yang termasuk jenis orang yang 'nggak' sabaran, mulai sekarang berlatihlah untuk menjadi orang yang sabar. Caranya?
Ikuti saran berikut ini:

* Berjanjilah pada diri sendiri untuk tidak cepat merasa kesal? dengan peristiwa menyebalkan yang menimpa Anda. Cobalah untuk menepati janji ini. Setiap kali Anda dihadapkan pada kejadian yang membuat Anda kesal, coba deh tahan emosi dengan cara mencari tempat yang agak sepi lalu hiruplah udara dalam-dalam sekitar 60 detik. Dengan demikian emosi Anda akan turun perlahan-lahan.

* Saat stres dan kepala serasa mau pecah, cobalah untuk membayangkan kejadian menyenangkan dan peristiwa lucu atau konyol yang pernah Anda alami. Dengan demikian, kepala Anda yang tadinya sangat berat dan mau pecah akan terasa lebih ringan.

* Ketika waktu Anda tersita untuk menunggu, baik menunggu teman, menanti giliran panggilan di rumah sakit, atau menanti apapun, cobalah mencari kesenangan selama masa penantian. Jangan biarkan diri Anda jenuh dan kesal. Anda dapat memanfaatkan waktu menunggu dengan membaca bacaan ringan, ngobrol atau menonton
televisi. Sehingga waktu yang Anda habiskan untuk menunggu bisa Anda lewatkan
tanpa beban.

* Carilah kenikmatan diantara kepenatan. Jalan macet, tugas menumpuk, tanggung bulan? Cobalah kosongkan pikiran Anda. Kemudian tersenyumlah dan rasakan sensasi sebagai manusia tanpa emosi.

* Satu lagi cara agar Anda menjadi manusia yang sabar adalah dengan berdoa. Saat anda merasa suntuk dan jenuh dengan berbagai persoalan hidup, cobalah larikan diri anda dengan berdo'a. Lakukan kontak batin dengan Sang Pencipta secara khusyuk. Dialog batin yang anda lakukan dapat mengaliri jiwa dan raga Anda ketenangan yang luar biasa. Anda pun akan lebih sabar menghadapi apapun.

Nah sudahkah Anda melakukannya...?

Kalau Anda melakukan hal-hal di atas berarti Anda telah melatih diri sendiri untuk menjadi manusia yang lebih sabar. Dampaknya Andapun akan menjadi manusia 'tahan banting' yang pantang mengeluh dan putus asa. Sehingga Anda menjadi lebih 'lapang' meraih apa yang Anda cita-citakan.

Selamat berjuang...! & SUKSES SELALU...

10:14 Posted in Renungan, Tips | Permalink | Email this

Saturday, 18 June 2005

10 Langkah Bagi Ayah Ibu Bekerja

Sumber: Majalah Intisari Edisi Juli 2001

Membesarkan anak dengan baik memang tidak mudah bagi pasangan suami istri yang bekerja. Dengan sepuluh panduan berikut mudah-mudahan mereka dapat menjalankan tugas sebagai orang tua dan pasangan karier secara seimbang.

Lebih dari tiga puluh tahun terakhir, dengan pelbagai alasan sosioekonomi semakin banyak pasangan suami-istri yang harus bekerja. Kegiatan masing-masing anggota keluarga di luar juga meningkat, akibatnya waktu berkumpul antara anak dan orang tua atau saudara-saudara mereka semakin sedikit. Anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama pengasuh atau malah bermain sendiri di rumah.

Kecenderungan ini, menurut Daniel Amen, M.D., direktur medis The Center For Effective Living, akan menimbulkan dampak sosial serius jika orang tua tidak memberikan kepemimpinan yang kuat kepada anak-anak mereka. Psikiater anak, remaja dan dewasa ini menyodorkan sepuluh panduan untuk membesarkan anak secara sehat dalam keluarga dengan kedua orang tua bekerja.

1. Waktu. Hubungan orang tua-anak yang baik memerlukan waktu yang memungkinkan mereka berkumpul secara fisik. Tidak perlu berjam-jam. Yang penting, orang tua secara konsisten meluangkan sedikit waktu bersama anak-anak hampir setiap hari. Ketika bersama mereka, jauhkan gangguan dan konsentrasikan perhatian kita kepada mereka. Waktu adalah tonggak penyangga pengasuhan yang baik.

2. Jadilah pendengar yang baik. Bila anak-anak mengetahui bahwa kita benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan, mereka akan lebih bersemangat untuk berbagi perasaan dan pikiran. Sebaliknya, kalau orang
tua merendahkan gagasan anaknya atau "rajin" mengkritik kata - katanya, anak itu akan menarik diri dan memilih lebih dekat pada teman. Karenanya, jika ingin memiliki pengaruh dalam kehidupan anak, mari menjadi pendengar yang baik. Mereka akan menerima kita bila kita membantu mereka memecahkan masalah.

3. Tentukan harapan yang jelas. Memberitahukan anak apa yang kita harapkan darinya akan membentuk perilaku yang baik. Jangan ragu-ragu melibatkan mereka dalam pekerjaan sehari-hari dan untuk membantu
menyelesaikan tugas-tugas di lingkungan rumah. Kebanyakan anak pasti akan mengeluh. Begitupun, kita harus berusaha agar mereka senang dilibatkan. Pada anak yang berperan serta dalam urusan rumah tangga, akan tumbuh etika kerja dan umumnya ia lebih merasa menjadi bagian dari keluarga.

4. Jangan membiarkan rasa bersalah. Banyak orang tua merasa bersalah karena bekerja seharian di luar rumah. Sebagai kompensasinya, mereka membiarkan anak berperilaku buruk dan tidak disiplin. Orang tua yang
baik adalah yang tegas. Merasa bersalah merupakan tindakan kontraproduktif.

5. Jangan menggantikan kasih sayang atau waktu dengan uang. Memang penting untuk mengajarkan anak-anak bagaimana mengelola uang, tetapi jangan gunakan uang sebagai pengganti waktu atau kasih sayang kita.
Pesan materialistis di televisi mudah sekali merasuki anak dan membangkitkan keinginan mereka untuk membeli ini dan itu. Bagaimana kita dapat membentengi mereka dari pengaruh buruk ini? Kita buat mereka untuk selalu berusaha bila ingin memperoleh sesuatu. Sesuatu yang diperoleh melalui bekerja, akan lebih terasa nilainya.

6. Jangan terlalu sering gonta-ganti pengasuh. Satu dari kebutuhan psikologi yang penting pada anak adalah bahwa ia terasuh dengan baik dan penuh kasih secara terus-menerus. Oleh karena itu kita memerlukan
pengasuh. Dengan menggunakan pengasuh kecemasan kita akan berkurang selama kita bekerja. Namun sebelum menyerahkan anak pada seorang pengasuh, berikanlah kesempatan untuk terciptanya keakraban dan
kedekatan antara anak dan si calon pengasuh. Sering gonta-ganti pengasuh dapat membahayakan anak. Untuk mencari orang yang tepat atau situasi yang baik bagi anak, kalau perlu, pergilah ke tempat yang jauh!

7. Kuncinya: pengawasan. Sering kali ketika ditinggalkan orang tua, anak terjerumus dalam masalah. Penelitian menunjukkan bahwa anak- anak bermasalah sering berasal dari keluarga yang kurang atau tidak diawasi.
Anak-anak tidak begitu saja tahu sejak lahir, mana perilaku baik, mana yang buruk. Mereka perlu diajari dan kemudian diawasi. Karenanya, sangatlah penting bagi orang tua untuk mengetahui di mana anaknya,
sedang bersama siapa, dan sedang ngapain. Memang, anak sering mengeluh kalau ia diawasi ketat, tetapi anak-anak yang tidak diawasi juga sering merasa bahwa orang tua mereka tidak peduli dengan mereka!

8. Beri perhatian lebih saat ia baik. Ini bagian paling berat sebagai orang tua. Kita cenderung lebih memperhatikan anak-anak ketika mereka menjengkelkan. Sebaliknya, jauh lebih sulit untuk memperhatikan
perilaku baik mereka. Namun, jika ingin anak berperilaku baik, berilah perhatian pada hal-hal yang kita sukai dari mereka. Kalau anak merasa diabaikan, secara bawah sadar ia akan berperilaku salah untuk menarik
perhatian kita. Memperhatikan mereka sewaktu mereka baik, memang memerlukan usaha.

9. Hukuman itu untuk mendidik. Orang tua yang bekerja di luar rumah, cenderung mengalami kelelahan dan mudah jengkel. Maka mereka lebih mudah kehilangan kontrol terhadap anak-anak. Ini dapat menimbulkan masalah. Jangan pernah menghukum anak ketika kita sendiri tidak dapat mengontrol diri. Gunakan hukuman untuk mendidik, bukan untuk melampiaskan kemarahan.

10. Berikan teladan dalam relasi. Anak belajar berelasi dari orang tua mereka. Mereka juga merasa paling aman jika melihat orang tua saling memperlakukan pasangannya dengan baik. Maka hal terbaik yang dapat
dilakukan bagi anak-anak kita adalah mencintai pasangan kita.

10:49 Posted in Renungan, Tips | Permalink | Email this

Friday, 17 June 2005

LANGKAH-LANGKAH MEMBENTUK DAN MEMELIHARA SIKAP POSITIF


1.Anda harus fokus dan cari terus hal-hal positifnya
Seperti kisah pencari emas. Bila Anda menjadi penambang emas maka Anda harus membuang ratusan ton pasir dan batu, ribuan liter air dan tenaga berhari-hari. Padahal emas yang Anda cari hanya seberat 1 ons.
Bila Anda tidak fokus dengan pencarian itu, maka Anda bisa menjadi pedagang batu akik karena Anda berhenti terlalu dini dan dalam pencarian emas itu dan tergoda untuk menambang akik saja.
Anda harus tetapkan untuk selalu fokus dan jangan tergoda oleh rumput ladang tetangga yang terkadang lebih hijau. Anda mesti sabar, ulet dan tekun dalam pencarian emas itu. Sukses itu seperti emas yang mahal harga tebusannya. Bila Anda menemui masalah dalam upaya pencarian emas itu, maka Anda janganlah tergoda oleh rumput yang tidak Anda tanam ketika Anda menanam padi. Bila Anda menanam padi maka saat kemudian dipastikan rumput akan ikut tumbuh. Padahal Anda tidak menanam rumput itu, tetapi ia tetap tumbuh.
Bagaimana menyikapinya? Anda harus fokus dan jangan tergoda dengan banyaknya rumput yang tidak ditanam itu tumbuh.Yang Anda harus lakukan adalah mencari solusi atau alternatif apa supaya rumput penghalang tumbuhnya padi secara subur itu bisa dihilangkan atau disingkirkan. Cari terus solusinya sampai bisnis Anda tetap jalan walaupun halangan dan rintangan menyertainya. Pikirkan alternatif-alternatif lainnya yang mungkin masih bisa dijalankan. Jangan berhenti terlalu dini karena bila Anda melakukan itu, maka masalah dalam bisnis Anda justru tambah banyak. Sukses yang Anda harapkan itu justru semakin menjauh.

2. Membiasakan diri untuk melakukan sesuatu sekarang juga
Jangan menunda pekerjaan. Jangan menunda untuk memulai bisnis Anda. Ambillah keputusan sekarang juga atau Anda tidak pernah jadi memulai. Keraguan yang selalu menyelimuti Anda selamanya tidak akan hilang manakala Anda tidak pernah mengambil keputusan untuk memulai sekarang. Hitungan-hitungan kalkulator yang ada dalam benak pikiran Anda hanya akan membuat Anda semakin ketakutan untuk memulai. Sadar atau tidak terkadang pikiran kita membuat kita selalu menunda untuk memulai. Karena itu lawanlah pikiran Anda dengan tindakan.
Mulailah sekarang apa pun bisnis Anda atau Anda kehilangan kesempatan untuk sukses.

3. Kembangkan rasa bersykur kepada Tuhan
Dengan mensyukuri nikmat Tuhan kita justru akan ditambah terus kenikmatannya. Bagaimana cara mensyukuri nikmat Tuhan berupa rezeki yang kita dapatkan dari bisnis yang kita jalankan? Agama mengajarkan agar kita terus menambah ibadah kepada-Nya. Kita terlahir ke dunia hanya punya satu tugas, yakni beribadah
kepada-Nya. Tambah terus ibadah kita kepada Nya. Kesuksesan seperti apa yang kita mau? Tuhan akan menganugerahkan semua kesuksesan hidup kita dunia akhirat sesuai yang kita mau. Karena itu, bila bisnis kita menguntungkan, maka wajib hukumnya kita membayar zakatnya dan sedekahkan sebagian untuk orang-orang yang berhak menerimnya. Dengan banyak zakat dan amal yang kita keluarkan, tidak pernah dalam sejarah hidup manusia, orang yang banyak mengeluarkan zakat dan sedekah akan bertambah miskin. Tuhan Maha Tahu, Kita berderma banyak kepada orang lain, maka Dia akan memberi kita lebih banyak lagi bahkan berlipat ganda dari arah dan jalan yang tidak pernah disangka-sangka. Yang ada bila kita banyak berderma maka kekayaan dan kesuksesan kita akan dilipatgandakan. Banyak berderma adalah salah satu bukti syukur kita kepada Tuhan.

4. Bergabunglah dengan orang yang berpikir dan bersikap positif
Bila Kita bercampur dengan tukang minyak wangi maka kita tidak mustahil juga ikut wangi. Bila kita bercampur dan berkumpul dengan orang yang optimis, berpikir positif, dan sukses maka kita juga tidak mustahil akan
mengikuti mereka yang sukses. Lingkungan sangat mempengaruhi dan membentuk pikiran kita. Sangat diajurkan kita bergaul dan hidup bersama orang-orang yang selalu berpikiran positif supaya kita juga tetap menatap ke depan dengan optimisme.

Sukses adalah harus optimis menjalani hidup ini ke depan. Sukses dalam bisnis kita senantiasa yakin dan percaya diri bahwa bisnis yang kita jalankan berprospektif cerah di masa yang akan datang. Jangan mundur menghadapi rintangan apa pun. Tataplah masa depan dengan keyakinan penuh bahwa bisnis ini berjalan dengan baik. Karena itu, kita penting mengasah optimisme kita itu dalam pelatihan atau dalam pendidikan yang berkelanjutan. Mulailah dari hal-hal kecil dengan sikap positif seperti saat bangun tidur, saat berjumpa teman, saat sakit menimpa, saat makan dan duduk. Biasakan berprasangka baik dengan teman, relasi atau siapa pun yang
baru kita jumpai.

11:04 Posted in Renungan, Tips | Permalink | Email this

Friday, 29 April 2005

10 CARA MENJADI AYAH YANG HEBAT

Untuk para calon ayah dan seorang ayah....

10 CARA MENJADI AYAH YANG HEBAT

1. HORMATILAH IBU ANAK-ANAK ANDA.
Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan Ayah bagi anak-anaknya adalah menghormati Ibu mereka. Kalau Anda menikah, jagalah pernikahan Anda agar tetap kuat dan penuh vitalitas.

2. LEWATKANLAH WAKTU BERSAMA ANAK-ANAK ANDA.
Bagaimana seorang Ayah melewatkan waktunya mengatakan apa yang penting baginya. Kalau Anda tampaknya selalu terlalu sibuk untuk anak-anak Anda, mereka akan merasa ditelantarkan, apapun yang Anda katakan.

3. UPAYAKANLAH HAK UNTUK DIDENGARKAN.
Terlalu sering satu-satunya saat sang Ayah bicara kepada anak-anaknya adalah ketika mereka melakukan suatu kesalahan. Mulailah bicara kepada anak-anak ketika mereka masih kecil, sehingga topik-topik sulit akan lebih mudah ditangani ketika mereka semakin besar. Luangkanlah waktu dan dengarkanlah ide-ide serta
persoalan-persoalan mereka.

4. DISIPLINKANLAH DENGAN KASIH.
Semua anak butuh bimbingan dan pendisiplinan, bukan sebagai hukuman, melainkan untuk menetapkan batasan-batasan yang masuk akal. Ingatkanlah anak-anak Anda akan ganjaran perbuatan mereka dan berikanlah imbalan yang berarti atas perilaku yang diinginkan.

5. MODEL PERAN.
Para Ayah adalah model peran bagi anak-anaknya, entah mereka menyadarinya atau tidak. Seorang anak perempuan yang melewatkan waktu dengan Ayahnya yang penuh kasih tumbuh dengan pengetahuan bahwa ia pantas diperlakukan dengan hormat oleh anak-anak lelaki, dan apa yang harus dicarinya dalam diri seorang suami. Para Ayah dapat mengajari putera-puteranya apa yang penting dalam kehidupan ini dengan mendemonstrasikan kejujuran, kerendahan hati, dan tanggung jawab.

6. JADILAH GURU.
Terlalu banyak Ayah yang menganggap bahwa mengajar adalah urusan orang lain. Namun seorang Ayah yang mengajari anak-anaknya tentang yang benar dan yang salah serta mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik akan melihat anak-anaknya mengambil pilihan yang baik.

7. MAKANLAH BERSAMA-SAMA KELUARGA.
Makan bersama-sama (sarapan, makan siang, atau makan malam) bisa menjadi bagian penting dari kehidupan keluarga yang sehat. Selain memberikan struktur pada hari yang sibuk, ini juga memberi anak-anak peluang untuk membicarakan apa yang sedang mereka kerjakan dan apa yang ingin mereka kerjakan.

8. BACAKANLAH CERITA BAGI ANAK-ANAK ANDA.
Mulailah membacakan cerita bagi anak-anak semenjak mereka masih kecil. Setelah mereka lebih besar, doronglah mereka untuk membaca sendiri. Menanamkan kecintaan untuk membaca adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan anak-anak Anda mengalami pertumbuhan pribadi maupun karir seumur hidup.

9. PERLIHATKANLAH KASIH SAYANG ANDA.
Anak-anak butuh ketenteraman yang berasal dari mengetahui bahwa mereka diinginkan, mereka diterima, dan dikasihi oleh keluarga. Orangtua, terutama para Ayah, perlu membiasakan diri merangkul anak-anaknya. Memperlihatkan kasih sayang setiap harinya adalah cara terbaik untuk memberitahu mereka bahwa Anda sayang kepada mereka.

10. SADARLAH BAHWA TUGAS SEBAGAI AYAH TIDAK PERNAH SELESAI.
Bahkan setelah anak-anak besar dan siap meninggalkan rumahpun, mereka akan tetap mencari hikmat serta nasihat dari Ayahnya. Entah soal meneruskan pendidikan, pekerjaan baru, atau pernikahan, para Ayah terus memainkan peran penting dalam kehidupan anak-anak mereka sementara mereka bertumbuh dan, mungkin, menikah dan membangun keluarga sendiri.

11:05 Posted in Tips | Permalink | Comments (0) | Email this